Abdul Hamid, pengisi suara tokoh Pak Ogah, kini tengah dalam penderitaan Disebabkan Adanya penyumbatan pembuluh darah Di bagian Otak

oleh -1.249 views

Film anak-anak Si Unyil yang ditayangkan oleh stasiun televisi TVRI di era tahun 1980-an hingga 1990-an sempat menjadi tontonan wajib bagi anak-anak kecil pada masanya. Salah satu tokoh yang paling terkenal adalah sosok Pak Ogah dengan jargonnya “Cepek dulu dong” yang diperankan Abdul Hamid (74).

Waktu berlalu, siapa sangka kini Abdul Hamid, pengisi suara tokoh Pak Ogah, kini tengah dalam penderitaan karena otaknya mengalami penyumbatan pembuluh darah. Dia pun tak mampu bersuara lagi. Hal itu seperti yang diunggah sebuah akun Instagram @pakogah_real, di mana Abdul Hamid kini menderita dan hanya bisa terbaring di sebuah dipan rumah sakit.

Mohon doanya semua utk kesembuhan pak ogah,” tulis unggahan tersebut.

Sontak saja unggahan itu menjadi viral dan menjadi perbincangan warganet. Mereka mendoakan Pak Ogah agar cepat sembuh.

Ditemui sejumlah media di kediamannya di Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Yuyun Widayanti, istri Abdul Hamid, tak membantah bahwa kondisi suaminya kini memang tengah sakit dan kehilangan suaranya akibat penyumbatan pembuluh darah di otak.

“Kalau panas demam lama-lama enggak jelas (suaranya). Setelah itu beliau sempat dirawat di RS selama 10 hari, dan sempat membaik, tapi suaranya tetap enggak ada. Kalau berdasarkan analisis dokter beliau mengalami penyakit penyumbatan pembuluh darah pada otak kiri dan kanan yang membuat beliau tidak dapat berbicara dengan lancar,” ungkap Yuyun.

Dari situ, dirinya dan keluarga juga sudah sempat mengupayakan kesembuhan Abdul Hamid agar bisa kembali bisa beraktivitas seperti sediakala. Namun hingga kini masih belum menemui hasil.

“Dari situ kita beberapa kali mengupayakan pengobatan sampai ke pengobatan alternatif. Tapi karena sudah beberapa kali enggak ada hasil akhirnya beliau minta setop dan enggak mau datang lagi, sampai-sampai beliau frustasi. Karena satu keinginannya adalah dia ingin bisa kembali punya suara dan bisa berkomunikasi seperti biasa lagi,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Abdul Hamid juga terkendala dengan pembiayaan rumah sakit sehingga dia kini hanya bisa terbaring dengan pengobatan seadanya.

“Saya sempat paksa ke rumah sakit, tapi pas di rumah sakit harus dirawat tapi dia enggak mau soalnya enggak ada uang karena harus bayar biayanya sendiri lantaran BPJS mati, kalau bayar mahal. Jadi sekarang kita berdoa agar bapak cepat sembuh dan kembali beraktivitas lagi,” tandasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.