Afrika Selatan telah memperkenalkan batasan baru

0 53

Afrika Selatan telah memperkenalkan batasan baru, termasuk larangan penjualan alkohol, untuk membantu mencegah penyebaran virus corona. Jam malam juga diberlakukan mulai Senin (13/7), dan pemakaian masker di luar ruangan sekarang menjadi aturan wajib.

Presiden Cyril Ramaphosa mengatakan larangan alkohol yang kedua kali di Afrika Selatan tahun 2020, akan mengurangi tekanan sistem kesehatan nasional.
Kebijakan ini merupakan dampak total infeksi Covid-19 yang melebihi seperempat juta kasus.

Kematian akibat virus corona juga telah meningkat menjadi lebih dari 4.000 kasus, dan proyeksi pemerintah memperkirakan ini bisa meningkat menjadi 50.000 kasus pada akhir tahun.

Afrika Selatan tetap menjadi negara yang paling terpukul di benua Afrika. Awal pekan ini, Afsel mencatat peningkatan tertinggi dalam sehari. Hampir setengah dari pasien berada di Gauteng, provinsi yang menjadi pusat penyebaran penyakit.

Dalam pidato di depan umum, Ramaphosa mengakui “kebanyakan” orang telah mengambil tindakan untuk membantu mencegah penyebaran. Tetapi dia mengatakan masih ada beberapa yang bertindak “tanpa tanggung jawab untuk saling menghormati dan melindungi satu sama lain”.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ