Airin Rachmi Diany, menjawab keluhan warga yang mengungkapkan bahwa hasil uji swab di wilayahnya lama keluar

oleh -373 views

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, menjawab keluhan warga yang mengungkapkan bahwa hasil uji swab di wilayahnya lama keluar. Menurutnya, itu terjadi lantaran alat polymerase chain reaction (PCR) untuk mendeteksi virus SARS CoV-2 yang dimiliki Laboratorium Kesehatan Daerah Tangsel mengalami kerusakan.

Oleh sebab itu, Pemkot Tangerang Selatan kini tengah menunggu bantuan dari Pemerintah Pusat.

“Sejauh ini kita masih menunggu bantuan Mobile Laboratory Biosafety Level (BSL)-2 dari pemerintah pusat untuk mendeteksi kasus Covid-19. Insyallah awal Februari 2021 besok datang dan bisa kembali digunakan untuk melakukan pemeriksaan,” ungkap Airin Rachmi Diany dalam keterangan pernyataan tertulisnya, Sabtu (23/1/2021).

Ditambahkan Airin, untuk sementara proses pemeriksaan Covid-19 di wilayah Tangerang Selatan dialihkan seluruhnya ke laboratorium di luar daerah.

“Untuk sementara kami kirim ke laboratorium lain yang kerja sama. Seperti BTKLPP Kemenkes, sama Lab UI, Labkesda Provinsi Banten. Dan kita juga kerja sama dengan sejumlah laboratorium di RS swasta yang ada di sekitar Tangsel dan Tangerang Raya,” tambahnya.

Airin memastikan bila nantinya alat tes PCR bantuan tersebut datang, maka proses pemeriksaan sampel akan bisa cepat selesai.

“Kalau alatnya sudah datang, hasilnya bisa didapatkan dalam waktu delapan jam. Kapasitasnya sekitar enam ratus tes per hari,” tandasnya.

728×90 Leaderbord
Sebelumnya, pihak UPT Laboratorium Kesehatan Daerah Tangsel menghentikan sementara pemeriksaan sampel atau spesimen terkait Covid-19 untuk sementara sejak tanggal 20 Januari 2021 lalu. Hal tersebut berdasarkan surat edaran pemberitahuan nomor 800/088/Labkesda/2021 yang menyatakan bahwa penghentian sementara pemeriksaan spesimen Covid-19 lantaran alat PCR SARS CoV-2 di Labkesda rusak dan kini dalam proses perbaikan.