Akhdiyat Duta Modjo atau Duta mengungkap satu hal yang jarang diketahui publik soal karier bermusiknya.

Diva News799 Dilihat

Vokalis grup band Sheila On 7, Akhdiyat Duta Modjo atau Duta mengungkap satu hal yang jarang diketahui publik soal karier bermusiknya. Di tengah perjalanan karier gemilangnya bersama grup band asal Yogyakarta tersebut, ternyata ada satu momen yang dianggap Duta sebagai fase terburuk. Hal itu disebutnya terjadi di tahun 2011.

Duta menyebut jika masa-masa sulitnya sebagai vokalis terjadi ketika Sheila On 7 berada di masa puncak kariernya ketika merilis album bertajuk Berlayar pada tahun tersebut. Bertepatan dengan peluncuran album Berlayar, Duta saat itu didiagnosis mengidap penyakit TBC yang berpengaruh pada kualitas suaranya.

“Hasilnya sebegitu buruknya, itu kalau buat Sheila On 7 malu-maluin. Itu saya bener-bener kayak orang baru belajar nyanyi atau orang yang hobinya nyanyi, bukan pekerjaannya nyanyi,” Duta saat berbincang di kanal YouTube Ustaz Salim A Fillah.

Lebih lanjut, saat itu Duta menilai jika momen tersebut adalah fase terberatnya sebagai vokalis. Terlebih, ketika itu peluncuran album Berlayar digelar secara megah dan ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta.

“Waktu itu ujian terberatnya, Sheila On 7 harus rilis album itu (Berlayar) di stasiun tv dan saya harus featuring dengan beberapa vokalis. Posisinya, saya rapuh, kepercayaan diri saya belum balik. Saya belum yakin kalau saya bisa nyanyi lagi,” kenangnya.

Bersyukur saat Dievaluasi

Duta lantas menjelaskan jika sudah menjadi tradisi di grup bandnya jika seusai manggung di sebuah acara TV mereka meminta krunya untuk merekam video penampilannya sebagai bahan evaluasi. Dari rekaman tersebut, Duta pun merasa penampilannya saat itu cukup memuaskan. Hal mengejutkan pun ia lakukan pada sang istri.

“Jadi saya waktu pulang dari Jakarta, habis launching, yang saya cari pertama ke kantor dulu, jadi saya nggak pulang ke rumah, mau lihat video itu. Itu saya benar-benar bersimpuh di kaki istri saya dan saya nangis kayak anak kecil, ‘ya Allah Bu, aku isoh nyanyi meneh iki bu,’ (Ya Allah Bu, aku bisa nyanyi lagi ini Bu),” tuturnya.

“Karena saya merasa, itu sesuatu yang saya senangi dan saya bisa bermanfaat buat orang lain sampai detik ini. Saya rasa dan yang menjadikan saya seseorang yang bermanfaat buat orang lain dan keluarga saya, karena saya nyanyi,” tutupnya kemudian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *