Aman Bhakti Pulungan menyatakan data nasional saat ini menunjukkan peningkatan proporsi kasus konfirmasi Covid-19 pada anak usia 0-18 tahun mencapai 12,6%

oleh -441 views

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Bhakti Pulungan menyatakan data nasional saat ini menunjukkan peningkatan proporsi kasus konfirmasi Covid-19 pada anak usia 0-18 tahun mencapai 12,6%. Sedangkan, proporsi kematian dari kasus konfirmasi tersebut saat ini tercatat sebesar 1,2%.

“Angka ini bervariasi tiap minggu, tergantung jumlah kasus dan jumlah testing. Ini artinya, 1 dari 83 kematian akibat Covid-19 di Indonesia adalah anak,” kata Aman dalam konferensi pers Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan 5 organisasi profesi dokter, Minggu (27/6/2021).

Aman menegaskan angka kematian tertinggi pada anak yang terinfeksi Covid-19 adalah kelompok balita yaitu 50%, sedangkan kelompok usia 10-18 tahun sebesar 30%. Dia menyebut kematian pada anak yang terinfeksi Covid-19 sangat tergantung kepada komorbidnya.

“Komorbid pada anak yang berbeda dari dewasa misalnya malnutrisi, obesitas pada anak, kelainan bawaan, cerebral palsy, dan TBC. Ini kadang-kadang yang tidak terdeteksi dan memperberat pada anak,” ujar Aman.

Menurut Aman, peningkatan kasus Covid-19 pada anak menunjukkan perlunya perhatian dan kewaspadaan agar kasus anak tidak semakin naik. Dia menyarankan anak-anak yang tertular Covid-19 namun tidak bergejala atau bergejala ringan agar melakukan isolasi mandiri dan memanfaatkan telemedicine.

“Namun, anak dengan komorbid atau terinfeksi Covid-19 perlu berkonsultasi khusus ke fasilitas layanan kesehatan agar tidak jatuh pada kondisi berat atau kematian,” tandasnya.

Di pihak lain, Aman mengingatkan bahwa anak yang tertular Covid-19 walaupun tanpa gejala atau bergejala ringan tetap bisa berkontribusi sebagai sumber penularan yang dapat meningkatkan risiko untuk anggota keluarga lainnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.