Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa PSSI saat ini sedang mendekati dua pemain yang berpotensi untuk menjadi warga negara Indonesia

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa PSSI saat ini sedang mendekati dua pemain yang berpotensi untuk menjadi warga negara Indonesia

Olahraga151 Dilihat

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa PSSI saat ini sedang mendekati dua pemain yang berpotensi untuk menjadi warga negara Indonesia dan memperkuat timnas di masa depan.

Ketika dimintai klarifikasi apakah salah satunya adalah Calvin Verdonk dari klub Liga Belanda NEC, Arya menegaskan bahwa ia tidak akan mengonfirmasi atau membantahnya.

“Dalam konteks yang disampaikan oleh Pak Ketua Umum (PSSI Erick Thohir), semoga dalam waktu dekat akan ada dua pemain yang sedang diproses,” kata Arya di GBK Arena, Jakarta, pada Selasa (2/4/2024).

Arya menjelaskan bahwa proses rekrutmen pemain naturalisasi merupakan proses yang memakan waktu lama.

“Tentang Calvin, saya tidak ingin berkomentar. Yang pasti, jika dia belum berada di Indonesia, kami tidak akan berspekulasi atau berjanji, karena semuanya memerlukan proses. Kapan pun dia tiba di sini, semuanya akan melalui proses,” tambah pendiri klub SADA Sumut itu.

Perdebatan seputar pemain asli Indonesia dan pemain keturunan masih sering menjadi topik diskusi di kalangan penggemar sepak bola Tanah Air. Arya juga mengingatkan bahwa kedatangan pemain-pemain naturalisasi seharusnya tidak mengurangi semangat para pemain lokal.

“Yang pasti, jika pemain lokal dari Liga 1 memiliki kualitas yang baik, mereka pasti akan muncul. Sekarang, siapa yang menjadi top skor di Liga 1? (Ramadhan) Sananta. Ini menunjukkan bahwa jika seseorang memiliki kualitas, dia bisa masuk ke Timnas Indonesia. Jadi, janganlah hal ini menjadi perdebatan,” katanya.

Arya, yang juga merupakan staf khusus Menteri BUMN, kemudian menjelaskan bahwa peran Erick Thohir sangat penting dalam meyakinkan pemain keturunan untuk menjadi warga negara Indonesia.

“Kita sangat beruntung memiliki seorang ketua umum yang sebelumnya menjabat sebagai presiden Inter Milan, dan memiliki klub sepak bola Oxford. Ketika dia mencari pemain keturunan Indonesia, informasinya akan sangat banyak, dan dia juga memiliki tim untuk menilai apakah pemain tersebut berkualitas atau tidak,” ujar Arya.

Arya menambahkan mereka akan memberitahu pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong untuk menanyakan apakah dirinya rertarik atau tidak .

Dia menambahkan, selama ini rekomendasi dari Erick Thohir tidak ditolak Shin Tae-yong karena pemain itu memiliki kualitas yang baik.

“Kemudian Pak Erick akan bertemu langsung dengan pemain, biasanya melalui panggilan video, untuk membahas visi dan misi juga target Timnas Indonesia, serta memberikan pemahaman mengenai bagaimana mereka akan diberi kesempatan untuk bermain,” kata Arya.