Antonio Conte memperingatkan meski kini posisi mereka di klasemen lebih baik

oleh -640 views

Antonio Conte memperingatkan meski kini posisi mereka di klasemen lebih baik, Inter belum sepenuhnya menutup jarak dengan Juventus. Kedua tim akan bertemu dalam pertandingan Minggu (17/1/2021) atau Senin dini hari WIB mulai 02.45 WIB.

“Ini akan menjadi pertandingan antara dua tim dengan ambisi untuk memperjuangkan sesuatu yang penting,” kata Conte dalam konferensi persnya, Sabtu (16/1/2021).

“Setiap pertandingan penting dan mereka selalu unggul tiga poin. Tak pelak, Juventus mewakili titik referensi bagi semua orang, karena mereka mendominasi di Italia dalam beberapa tahun terakhir. Ketika sebuah tim ingin memahami levelnya, pasti satu-satunya poin referensi di Italia adalah Juventus,” ujar pelatih yang membawa Juventus memenangi Serie A tiga musim beruntun ini.

“Saya tidak ingin menunjuk ke favorit, kami hanya harus menghormati tim yang telah mendominasi selama sembilan tahun dan ingin mendominasi satu tahun lagi. Rasa hormat adalah hal yang paling tidak bisa kami berikan kepada Juventus untuk semua yang telah mereka lakukan, terutama karena dalam beberapa tahun terakhir ini sudah menjadi kesimpulan yang sudah pasti di Serie A,” ungkapnya lagi.

Kami menutup jarak dengan mereka musim lalu dan berharap kami bisa melakukan hal yang sama, karena saya ingat saat Juve unggul 20-25 poin di depan semua orang dan itu tidak bagus untuk dilihat.”

“Tidak ada tim di Italia yang dapat mengatakan bahwa mereka benar-benar menutup jarak dengan Juventus, tetapi kami semakin dekat. Mereka mendominasi selama sembilan tahun dan juga bekerja dengan baik di luar lapangan, membawa pemain-pemain seperti Federico Chiesa, Alvaro Morata, Dejan Kulusevski dan Weston McKennie. Mereka berhak mendapatkan pujian atas peningkatannya setiap tahun. ”

Conte adalah pelatih yang memulai rentetan kemenangan beruntun sembilan tahun itu di Turin, jadi apa kekurangan Inter?

728×90 Leaderbord

“Kami bisa dan harus meningkatkan mentalitas kami, determinasi kami, merasakan darah mendidih untuk mematikan permainan. Itu adalah bagian dari kemajuan pertumbuhan dan para pemain ini bekerja keras untuk berkembang di setiap aspek.”

Inter menggunakan Eriksen sebagai playmaker terdepan di Coppa Italia melawan Fiorentina pertengahan pekan, tetapi ketika ditanya apakah dia akan mengulangi eksperimen itu, Conte kembali mengisyaratkan bahwa dia dipaksa melakukannya karena kurangnya dana.

“Saya hanya mengonfirmasi fakta. Kami harus memaksimalkan potensi di skuad ini sekarang. Tidak dapat dimungkiri bahwa kami tidak memiliki pemain lain dengan karakteristik Marcelo Brozovic yang bisa bermain di depan pertahanan. Oleh karena itu, kami berusaha untuk mendapatkan yang terbaik dari Christian dalam peran itu,” paparnya.

“Eriksen sejauh ini bermain sebagai gelandang tengah, sebagai trequartista dan sekarang seorang playmaker. Memiliki pemain yang dapat menempati berbagai posisi bisa bermanfaat. ”