Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) akan melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) pada 30 Juni 2021

oleh -317 views

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) akan melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) pada 30 Juni 2021. Salah satu agenda munas yakni pemilihan ketua umum (ketum) APJII periode 2021-2024. Ketua bidang Koordinasi dan Pengembangan Wilayah APJII, Zulfadly Syam mendeklarasikan diri untuk maju menjadi calon ketum (caketum) APJII.

Ketua APJII Pengurus Wilayah Bali 2008-2015 tersebut memiliki 9 visi unggulan yang mencakup banyak hal, dimulai dari soal keamanan data. Menurut Zulfadly, keamanan data menjadi semakin penting saat ini.

Jika terpilih, saya akan membuat sistem yang bisa meningkatan keamanan data kita, untuk kedaulatan kita, kedaulatan Indonesia,” kata Zulfady dalam keterangan seperti diterima.

Kemudian, Zulfadly berkomitmen menciptakan kepengurusan wilayah yang mandiri; berperan aktif dalam tata kelola industri internet di Indonesia; Indonesia Internet Exchange (IIX) wilayah harus secepatnya dinikmati oleh banyak daerah; APJII akan memfasilitasi anggota dalam peningkatan kapasitas pengolahan perusahaan.

Berikutnya, APJII akan menjadi advisor pemerintah dalam hal pembangunan berbasis internet; APJII lebih berperan aktif dan konsisten dalam forum internasional; APJII memberi pemdampingan kepada perusahan anggota agar masuk bursa saham; APJII akan melakukan akselerasi dalam tranformasi IPv6.

“Termasuk soal blue print kebijakan yang akan dilakukan jika saya terpilih menjadi ketua APJII yang baru,” ungkap Zul.

Blue Print itu memuat tiga poin penting yang akan menjadi pondasi APJII. Ketiga poin itu mencakup peran APJII di skala nasional, daerah, hingga kancah Internasional. Di kancah nasional, Zulfadly berharap APJII bisa menjadi konsultan bagi pemerintah dalam hal pembangunan berbasis internet.

Sementara di skala daerah, APJII akan didorong untuk membangun ekosistem yang bermanfaat di daerah, termasuk menciptakan kepengurusan wilayah yang mandiri. Sementara di level internasional, Zulfadly berharap APJII nantinya bisa membawa Indonesia bersaing di level dunia.

“Indonesia bersaing di kancah internasional, itu bukan sesuatu yang tidak mungkin. Karena saya sudah membuktikannya. Saya berharap nantinya peran Indonesia di kancah internasional bisa berkelanjutan,” ucap Zulfadly.

Sebagai informasi, nama Zulfadly cukup moncer di kancah internasional. Zulfadly pernah menjabat di posisi yang strategis yakni sebagai Steering Committee Asia Pacific Internet Exchange pada 2017-2019. Lalu, menjadi IANA Numbering Service Review Committee pada 2019-2020.

Demi menampung aspirasi yang lebih detail dari para anggotanya, Zulfadly menggelar halalbihalal sekaligus acara bincang santai bertajuk “Temu Asiik Bareng Bang Zul” di salah satu hotel Jakarta, Kamis (3/6/2021). Sebelum mengikuti acara tersebut, para simpatisan Bang Zul telah melakukan rapid test Covid-19 di tempat dan menjaga protokol kesehatan.

Agenda silaturahmi ini dihadiri tidak hanya simpatisan Bang Zul dari Jakarta, melainkan juga dari daerah. Acara bertambah hangat saat Zulfadly naik ke atas panggung. Dalam sambutannya, Zulfadly sempat bercerita bagaimana perjalan kariernya, hingga akhirnya berkecimpung di APJII dan akhirnya memutuskan ikut bursa pemilihan ketum APJII.

“Semua kandidat bagus, tapi apakah mereka sudah terbukti aspiratif? Apakah mereka terbukti santun saat berkomunikasi kepada anggota? Apakah mereka sudah terbukti integritasnya? Apakah mereka punya komitmen yang panjang untuk APJII? Saya sudah membuktikan itu semua. Saya membutuhkan dukungan dari teman teman semua. Tak hanya dukungan moral, tapi juga dukungan suaranya saat pemilihan nanti,” kata Zulfadly.

No More Posts Available.

No more pages to load.