Atlet angkat besi, Deni tetap ingin tampil di Olimpiade Tokyo yang akan digelar 24 Juli-9 Agustus 2021

oleh -405 views

Atlet angkat besi, Deni tetap ingin tampil di Olimpiade Tokyo yang akan digelar 24 Juli-9 Agustus 2021. Peraih emas SEA Games 2019 di Filipina ini menguak dua alasan yang membuatnya ingin tetap berada di Kontingen Indonesia pada pesta olahraga akbar dunia empat tahunan tersebut.

Alasan pertama, kata Deni, berdasarkan peringkat yang dikeluarkan Federasi Angkat Besi Internasional (IWF). Pada peringkat kelas 67kg, Deni menempati posisi ke-14. Sesuai aturan yang ditentukan IWF, tiket diberikan kepada lifter peringkat 1 hingga 8 dunia. Setiap negara hanya berhak menurunkan 1 lifter setiap kelas, Deni bisa mendapatkan tiket tersebut.

Dengan adanya aturan itu, Deni akan menyodok ke peringkat ke-7. Sebab ada 7 lifter peringkat di atasnya yang akan tercoret yakni Eko Yuli Irawan. Eko yang menempati posisi ke-2 akan tampil di kelas 61kg. Kemudian, Mayora Pernia Julio Ruben naik ke kelas 73kg. Lalu, 3 dari 4 atlet dari China, 1 dari 2 lifter Uzbekistan dan 1 dari 2 lifter Kolombia tercoret.

“Berdasarkan aturan IWF itu saya bisa berada di peringkat ke-7 bahkan bisa di peringkat ke-6 karena atlet Jepang, Konnai Mitsunori tidak masuk dalam hitungan karena atlet tuan rumah yang otomatis mendapatkan tiket ke Olimpiade. Jadi, saya memang benar-benar berpeluang untuk bisa mendapatkan tiket ke Tokyo,” kata Deni, Sabtu (27/2/2021).

“Peringkat itu kan tidak gampang didapat dan itu semua berkat usaha dan kerja keras untuk bisa meraih prestasi di berbagai event. Makanya, saya ingin ini menjadi pertimbangan sehingga saya bisa diberikan kesempatan untuk meraih prestasi lebih baik,” tambahnya.

Alasan kedua, Deni berpeluang untuk bisa meraih prestasi lebih baik, karena di Olimpiade Tokyo nanti akan turun di kelas 67kg yang merupakan spesialisasinya. Pada Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Deni turun di kelas 69kg.

“Saya punya peluang untuk bisa lebih baik tampil di spesialisasi saya kelas 67kg. Tidak janji tetapi saya akan berusaha untuk meraih medali. Itu memang sudah menjadi tekad saya sejak awal saat mengakhiri penampilan di Olimpiade,” tegas Deni.

728×90 Leaderbord

Meski sudah dicoret dari pelatnas angkat besi Olimpiade akibat dinilai pelanggaran disiplin dan etika kesopanan yang diterapkan aturan PB PABSI, Deni mengaku tetap menjalani program latihan, di salah satu gym kawasan Jakarta Selatan. Deni juga akan tampil untuk memperkuat Tim Angkat Besi Bengkulu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.

“Saya memang sudah tidak di pelatnas Olimpiade tetapi saya tidak pernah putus menjalani program latihan. Kalaupun saya diberikan kesempatan saya akan berusaha menunjukkan bahwa saya masih punya kemampuan memberikan yang terbaik,” demikian Deni.