Atlet Wushu Pelatnas Tidak diperkenankan menjalani latihan saat libur yang diberlakukan pengelola WSG

oleh -207 views

Tim Wushu Indonesia terus melakukan persiapan dalam rangka menghadapi SEA Games Hanoi, Vietnam 2021. Sebanyak 24 atlet terus menjalani program latihan di Wisma Serba Guna Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

Belakangan pengelola Wisma Serba Guna (WSG), Senayan Jakarta mulai memberlakukan peraturan baru yakni atlet wushu pelatnas tidak diperkenankan menjalani latihan saat libur yang diberlakukan pengelola WSG yang berada di bawah kendali Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK).

Bupati Pesawaran

“Kami bingung adanya larangan latihan pelatnas saat libur yang diterapkan pengelola WSG sejak habis Lebaran. Ini jelas mengganggu program latihan yang telah disusun,” kata pelatih kepala Pelatnas Wushu, Novi saat dikonfirmasi media pada Senin (31/5/2021).

Adanya larangan latihan saat libur itu, lanjut Novi, bisa berdampak terhadap kondisi atlet pelatnas dan terganggunya program latihan.

“Yang namanya program latihan itu kan disusun sesuai kebutuhan apalagi persiapan kita menuju SEA Games Hanoi 2021 semakin dekat. Kalau sehari saja tidak latihan kan bisa berdampak terhadap kondisi fisik mereka,” jelasnya.

Pelatih Taulo Putri Pelatnas Wushu, Susyana mengatakan pelarangan latihan saat libur itu diberitahukan sejak Lebaran. Padahal, Tim Pelatnas Wushu sudah banyak mengikuti kemauan pengelola WSG yang tidak menggunakannya pada hari Sabtu saat ada acara.

“Kita kan sudah menetapkan setiap hari Minggu latihan diliburkan. Namun, kita sudah banyak mengikuti keinginan WSG tidak menjalani latihan pada hari Sabtu saat digunakan untuk acara komersial. Tetapi, larangan itu tetap saja diberlakukan meski pada hari Sabtu tidak ada acara komersial,” ungkapnya.

Posisi Tim Pelatnas Wushu semakin terjepit tatkala pemberlakuan larangan tersebut, kata Susyana, karena pada bulan Mei banyak tanggal merah.

“Program latihan atlet pelatnas wushu itu kan sudah diatur ada jadwal liburnya . Kalau di tanggal-tanggal merah selalu off juga dan WSG selalu di tanggal tanggal merah tidak bisa digunakan, maka program latihan yang kita susun tidak bisa tercapai maksimal,” tegasnya.

Salah seorang staf WSG, Agus yang dihubungi membantah adanya larangan tersebut. “Tak ada larangan. Untuk lebih jelasnya langsung hubungi Ibu Kanit saya. Karena, saya hanya bawahan dan yang bisa mengambil keputusan adalah atasan saya bukan saya. Sekali lagi, saya maaf bukan saya tidak mau bantu,” katanya.

Kanit WSG, Iriyani yang coba dikonfirmasi tentang larangan latihan atlet pelatnas wushu saat libur tidak mengangkat telepon selularnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.