Audrey Tapiheru, personel GAC mengambil jalan lain untuk tetap berkarya

oleh -774 views

Audrey Tapiheru, personel GAC mengambil jalan lain untuk tetap berkarya. Saat grup yang ia gawangi bersama Gamaliel dan Cantika vakum, ia tampil secara solo dengan menelurkan EP bertajuk Lovelock.

Di bawah naungan Sony Music Entertainment Indonesia, Lovelock seolah menjadi langkah comeback Audrey setelah vakum hampir dua tahun. Terakhir, ia menelurkan karya berupa single berjudul Daisy pada akhir 2019 lalu.

Lovelock sendiri mengemas 3 lagu berjudul Dime, Menanti-Nanti, dan Constantly You. Saat konferensi pers yang digelar secara virtual pada Senin (20/9/2021), adik dari Gamaliel Tapiheru itu mengungkap jika tiga lagu yang dirangkum di EP Lovelock merupakan gambaran beberapa fase dalam hidupnya.

“Sebenernya pas aku nulis lirik, pas dilihat-lihat kayak menceritakan fase-fase perjalanan cinta, fase-fase kehidupan, dan ada prinsip-prinsip. Yang pertama Dime, fase aku menikmati diri aku sendiri. Lagu kedua fase saat aku masih sendiri juga, tapi aku mendambakan sosok yang akan mendampingiku dalam keadaan suka, judulnya Menanti-Nanti. Yang terakhir (Constantly You), lagu yang menceritakan saat aku sudah menemukan,” ucap Audrey Tapiheru.

Audrey Tapiheru, personel GAC mengambil jalan lain untuk tetap berkarya. Saat grup yang ia gawangi bersama Gamaliel dan Cantika vakum, ia tampil secara solo dengan menelurkan EP bertajuk Lovelock.

Di bawah naungan Sony Music Entertainment Indonesia, Lovelock seolah menjadi langkah comeback Audrey setelah vakum hampir dua tahun. Terakhir, ia menelurkan karya berupa single berjudul Daisy pada akhir 2019 lalu.

Lovelock sendiri mengemas 3 lagu berjudul Dime, Menanti-Nanti, dan Constantly You. Saat konferensi pers yang digelar secara virtual pada Senin (20/9/2021), adik dari Gamaliel Tapiheru itu mengungkap jika tiga lagu yang dirangkum di EP Lovelock merupakan gambaran beberapa fase dalam hidupnya.

“Sebenernya pas aku nulis lirik, pas dilihat-lihat kayak menceritakan fase-fase perjalanan cinta, fase-fase kehidupan, dan ada prinsip-prinsip. Yang pertama Dime, fase aku menikmati diri aku sendiri. Lagu kedua fase saat aku masih sendiri juga, tapi aku mendambakan sosok yang akan mendampingiku dalam keadaan suka, judulnya Menanti-Nanti. Yang terakhir (Constantly You), lagu yang menceritakan saat aku sudah menemukan,” ucap Audrey Tapiheru.

Selain sebagai gambaran suasana hatinya, EP Lovelock juga dijadikan Audrey Tapiheru sebagai cara me-rebranding diri dari sebelumnya bagian dari personel grup vokal menjadi sosok penyanyi yang berdiri dengan musikalitasnya sendiri. Tak ayal, dari tiga lagu yang disuguhkan, hampir semuanya mengandung unsur musik yang memang ia gemari.

“Kalau lagu, memang aku mencintai era tahun 2000-an, era RnB, hip hop gitu. Aku awalnya pengin bikin musik yang kayak gitu. Sampai akhirnya pas brainstorm sama Gamaliel, dia nanya apa yang aku mau, apa yang aku suka, sampai akhirnya keluarlah konsep yang kayak gini,” paparnya.

“Waktu di GAC kan 3 kepala, jadi nggak mungkin aku bisa ngeluarin semua yang aku mau. Makanya ini adalah momen yang tepat untuk aku menunjukkan,” lanjut Audrey kemudian.

Untuk perilisannya sendiri, Lovelock mengambil konsep single by single. Nantinya, tiga lagu yang ada di EP tersebut akan dirilis secara berkala, yakni Dime pada 22 September, Menanti-Nanti pada 6 Oktober dan Constantly You pada 20 Oktober 2021.

“Aku ingin semua lagu di EP ini bisa terus dinikmati dan menenangkan hati orang-orang yang mendengarkannya. Situasi pandemi yang tidak menentu seperti sekarang ini tentu banyak menimbulkan kegalauan. Semoga LoveLock bisa menemani dan memberikan secercah kebahagiaan,” tutup Audrey.

No More Posts Available.

No more pages to load.