Axioo sebagai pelopor industri laptop lokal, tak mau setengah-setengah dalam berinovasi

oleh -555 views

Axioo sebagai pelopor industri laptop lokal, tak mau setengah-setengah dalam berinovasi. Brand laptop asli dari Indonesia ini telah menyiapkan engineering center atau pusat pengembangan agar dapat menciptakan laptop berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di dalam negeri.

Tak hanya itu, Axioo juga menjadi salah satu produsen laptop lokal yang dipercaya pemerintah untuk memasok laptop bantuan sekolah yang menjadi program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Managing Director Axioo, Michael Sugiarto, mengatakan, dalam rangka pembuktian kualitas perakitan laptop lokal, Axioo mengajak sejumlah perwakilan kementerian terkait dan mitra untuk berkunjung ke Axioo Smart Factory atau pabrik Axioo yang berlokasi di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Adapun perwakilan yang hadir dalan kunjungan pabrik ini antara lain, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kemdikbudristek, serta Kementerian Koordinator bidang Maritim dan Investasi.

“Untuk membuktikan kualitas laptop Axioo, kami mengajak beberapa perwakilan kementerian dan juga mitra untuk mengunjungi Axioo Smart Factory. Di fasilitas ini, kami menunjukkan proses produksi laptop Axioo yang digarap melalui proses standar manufaktur bersertifikasi ISO, pemilihan komponen-komponen yang cerdas, dan juga melalui kualitas kontrol yang sangat ketat,” ujar Michael Sugiarto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/11/2021).

Michael menjelaskan, pencapaian yang diperlihatkan melalui Axioo Chromebook di tahun ini merupakan salah satu pembuktian bahwa laptop Axioo memiliki kualitas yang telah diakui. Bahkan tak hanya dalam skala dalam negeri, tapi juga global.

“Pasalnya, Axioo telah mendapatkan lisensi untuk memproduksi brand-brand internasional. Saat ini, hampir seluruh produk Axioo, telah memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) lebih dari 40% yang menjadi syarat dipilihnya produk lokal untuk dapat memenuhi kebutuhan pemerintah berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 tahun 2021, pasal 66,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Ir Dini Hanggandari MSi, menyatakan, pabrik perakitan laptop Axioo telah berkembang semakin baik dengan kapasitas produksi yang dapat mencapai 150.000 unit per-bulan. Saat ini juga didengarnya Axioo telah berhasil masuk dalam jajaran 40 brand laptop yang diakui secara internasional.

“Ini yang barangkali masyarakat Indonesia belum banyak yang tahu bahwa produk-produk Axioo ini tidak kalah dengan produk luar. Harapan saya Axioo semakin diminati oleh masyarakat Indonesia, kita jangan kalah dari produk impor, harus menjadi tuan rumah di negara sendiri,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.