Ayah Ugan Ikan Mudik Tradisi Behilung

0 73

 

 

Baturaja OKU- Sum-SelTidak saja masyarakat Indonesia yang punya tradisi mudik saat jelang lebaran, ikan pun demikian terjadi di Ayah (Air/Sungai) Ogan, yang terjadi dimusim kemarau seperti sekarang.

Dikarenakan sungai surut Ikan pun berlarian kehulu suangai, momen seperti inilah yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, untuk menangkap ikan secara beramai-ramai, yang terkenal dengan sebutan Behilung.

Behilung mungkin agak asing didengar ditelinga umum, namun bagi masyarakat Ogan khususnya di kecamatan Lubuk Batang, Peninjauan,dan kecamatan KPR, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan, tidak asing lagi mendengar kata behilung.

Behilung adalah tradisi masyarakat Ogan secara turun-temurun dalam mencari ikan di sungai Ogan, behilung merupakan kelompok kecil yang mencari ikan dengan mengunakan jala beukuran besar,dengan mengunakan perahu yang terdiri dari dua orang,musim Behilung biasa nya di musim kemarau seperti sekarang ini.

Bojong (50) salah seorang  warga desa mendala megatakan,kami warga desa mendala ini setiap tahunnya rutin mencari ikan di sungai Ogan, dengan berkelompok sampai 7 perahu. Apalagi saat ini musim kemarau jadi ikan ikan di sungai biasanya mencari lubuk yang dalam tempat bersembunyi. Saat itu kami Behilung , Behilung ini caranya membuat lingkaran di sungai Ogan dengan perahu dengan satu komando.

Hasil dari tangkapan ikan nya kami bagi dengan berapa banyak yang ikut. Sementara Messi mengatakan di jaman modern ini, tradisi Behilung ini sudah hampir di lupakan oleh generasi muda.mengingat generasi sekarang tidak lagi peduli dengan tradisi masyarakat Ogan.

Biasanya ikan yang didapat bermacam-macam seperti, Belida,Pelus, Lele, Patin, Baung, Seluang ikan kecil dan lain-lain,”pungkasnya, Ahad (13/10).# Rudick

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ