Badak Banten dan ormas lainya, minta DPRD Kab Tangerang,, ikut sama sama menyuarakan Penolakan RUU HIP dan RUU Omnibus low

oleh -58 views


Dnewsradio.com_Tigaraksa, “Tolak RUU HIP/BPIP dan RUU Omnibus Law, Ormas Badak Banten yang tergabung dalam Aliansi Organisasi Kemasyarakat kabupaten Tangerang (ALMAS) bersama Forum Banten Bersatu (FORBAS)

terdiri dari Para Ulama, Ketua Ormas, Jawara, Umat, DKM, IKAMI, Majlis Ta’lim, NU, FPI, Lapbas, Gabsi, FPI, Kokam, KKMP, LMP, LMPI, Forbas, LPK,
Muhamadiah, BEM, HMI dan puluhan Komunitas lainya gelar unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten tangerang Jum’at 7/8/2020.

29 Ormas gabungan tersebut menggelar aksi unjuk rasa tolak RUU HIP/BPIP, RUU Omnibus Law, di depan gedung DPRD kabupaten tangerang, yang dijaga puluhan Kepolisian gabungan dari Polsek tigaraksa serta anggota kepolisian dan Brimob Polresta Tangerang, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang,

Setelah berorasi menyampaikan tuntutanya, akhirnya puluhan perwakilan dari parà ketua organisasi masyarakat tangerang di terima oleh wakil ketua Dewan DPRD kabupaten tangerang Faraksi Partai Demokrat Aditya Wijaya, dan Anggota dewan Faraksi Partai PKS Sapri,

Dalam pemaparan audensi tersebut salah satu perwakilan dari Ormas Badak Banten (BB) DPD Kabupaten Tangerang Abdul Nasir, menyampaikan bahwa Badak Banten menolak keras RUU HIP dan Omnibus low bersama sama dengan ormas lainya, Jelasnya

Abdul Nasir, “Meminta dewan DPRD kabupaten tangerang ikut andil memprotes dan mencabut RUU HIP tersebut, dan. Badak Banten dan Ormas lainya akan lebih senang apa bila anggota dewan ikut menyuarakan Penolakan RUU HIP dan RUU Omnibus low di atas mimbar mobil komando aksi pengunjuk rasa. Ucapnya

Kata Nasir “Kalau bapak cinta pancasila cinta NKRI tentunya bapak menolak RUU HIP tersebut, DPD Badak Banten tetap komitmen pancasila harga mati dan yang tidak bisa di kotak katik apa lagi di rubah, tegas ia patwa mui pemerasan terhadap pancasila menjadi trisila ekasila adalah bentuk penghianatan terhadap nkri. Tegas Abdul Nasir,

728×90 Leaderbord

Gayung pun bersambut, Apa yang di minta oleh perwakilan Ormas Badak Banten (BB) dan ormas Lainya yang ikut audiensi dengan wakil ketua dan anggota dewan DPRD kabupaten tangerang di antaranya Lapbas, Gabsi, FPI, Kokem, KKMP, LMP, LMPI, LPK Forbas, dan Almas, dan lainya

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD kabupaten tangerang Faraksi Partai Demokrat Aditya Wijaya, dan anggota Dewan Faraksi PKS Sapri sepakat untuk ikut menyuarakan penolakan RUU HIP dan RUU Omnibus low bersama 29 Ormas yang tergabung dalam Aliansi kemasyarakatan kabupaten tangerang dan Forum masyarakat Banten Bersatu,

Setelah menyepakati dengan puluhan para ketua dan perwakilan organisasi dalam audiensi tersebut yang di gelar di aula rapat kantor dewan, Akhirnya Wakil Ketua DPRD kabupaten tangerang Aditya Wijaya dari Faraksi Partai Demokrat dan anggota Dewan dari Faraksi PKS Sapri keluar gedung menemui para pengunjuk rasa,

Dan kedua dewan tersebut menaiki mobil mimbar pengunjuk rasa Aditya wijaya menyampaikan “Bahwa Faraksi Partai Demokrat dan F Partai PKS menolakan RUU HIP dan RUU Omnibus low, setelah mendengar suara wakil DPRD kabupaten tangerang, dengan lantang di sambut gemuruhnya gema takbir dari pera pengunjuk rasa dengan mengucap Allahu Akbar – Allahu Akbar – Allahu Akbar

Dan Akhirnya Para aksi pengunjuk rasa membubarkan diri kembali ke wilayah masing masing yang sebelumnya membersihkan sampah yang berserakan karena pengunjuk rasa tersebut sudah ada bagian yang di perintahkan oleh salah satu organisasi majlia ta’lim atau timsus pembersih sampah di jalan selama unjuk rasa berlangsung,

(Atr)