Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan International Maritime Organization

oleh -1.197 views

 

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan International Maritime Organization (IMO) Tahun 2020 kepada Majelis IMO secara virtual di 125th Session of IMO Council, Rabu (30/6/2021).

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, Laporan Keuangan IMO Tahun 2020 telah disajikan secara wajar, dalam semua hal material sesuai dengan Internasional Public Sector Accounting Standards (IPSAS) dan Peraturan dan Aturan Keuangan IMO. Oleh karena itu, Laporan Keuangan IMO Tahun 2020 memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ungkap Ketua BPK Agung Firman Sampurna.

Agung menjelaskan, bahwa tujuan pemeriksaan ini adalah untuk menyatakan opini, apakah Laporan Keuangan IMO disajikan sesuai dengan IPSAS dan Peraturan dan Aturan Keuangan IMO (Financial Regulations and Financial Rules), serta secara keseluruhan bebas dari salah saji yang material.

BPK mengapresiasi manajemen IMO atas upayanya dalam menjalankan tugas selama pandemi Covid-19, utamanya dalam menyiapkan laporan keuangan.

Meski demikian, BPK masih menemukan ruang untuk perbaikan pada beberapa area signifikan, yang meliputi: pengelolaan aset, pendapatan yang berasal dari transaksi non-pertukaran, serta identifikasi dan penyempurnaan Personil Manajemen Kunci (Key Management Personnel) pada bagan akun dan laporan arus kas.

Selain itu, BPK juga menyadari perlunya peningkatan dalam proses bisnis penggajian, pemantauan laporan proyek, pengembalian dana publikasi, dan reviu belanja.

Ketua BPK juga menyampaikan kepada Majelis terkait pentingnya dukungan Majelis terhadap proses pelaporan konsolidasi IMO, World Maritime University (WMU), dan International Maritime Law Institute (IMLI).

“Hal ini perlu dilakukan mengingat upaya konsolidasi pelaporan tersebut membutuhkan pendekatan kolaboratif dari masing-masing entitas guna meningkatkan proses pelaporan melalui penyelarasan kebijakan dan memperjelas proses pelaporan antarentitas,” jelasnya.

“Selanjutnya, dalam hal tindak lanjut atas rekomendasi pemeriksaan, disebutkan bahwa sejak 2015, sebanyak 59% rekomendasi telah selesai ditindaklanjuti. Presentase ini menunjukkan bahwa Manajemen IMO telah secara positif berupaya untuk meningkatkan tata kelola dan pelaksanaan manajemennya,” tutup Agung.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.