BALA TENTARA GHAIB JOKOWI

0 144

 

oleh : Novy Viky Akihary
Ketua Umum Forum Kebhinnekaan Indonesia

Sejak tahun 2012 saat Pilgub DKI dimenangkan oleh Jokowi. Sering terdengar bahwa Jokowi memiliki pasukan yang tidak terlihat atau kasat mata. Benarkah demikian, lantas apa yang dimaksud dengan pasukan, apakah semacam bala tentara ghaib atau bakteri atau mungkinkah sejenis virus yang bisa dikendalikan oleh Jokowi..?
Bukan itu. Jawaban paling masuk akal, bala tentara ghaib atau pasukan Jokowi yang tidak kmterlihat, sebenarnya adalah jari jemari para relawan pendukung Jokowi yang jumlahnya jutaan jari.
Jari jemari yang jumlahnya jutaan itu tidak pernah kemana-mana mereka berada ditempatnya masing-masing. Sekali mereka jentikan jari mereka pada kotak ajaib yang bernama Handphone maka tamatlah riwayat pembenci Jokowi kena libas oleh pasukan jari jemari tersebut.

Bukalapak pernah merasakannya perusahaan startup ber-omset diatas satu milyar Dollar US lumpuh hanya dalam waktu 3 hari, nilai sahamnya anjlok, ratingnya terbanting dan akhinya sang pemilik Bukalapak harus pontang panting menghiba kepada Jokowi. Seketika itu Bukalapak perlahan mulai nampak menapak di playstore android maupun Apple.

TEMPO. Media cetak besutan Goenawan Mohamad yang bergaya konservatif ini kembali berulah, untuk menaikan oplah mereka yang telah tergerus. maka dimainkanlah sebuah rancangan dengan memunculkan karakter bayangan Pinokio berhidung panjang akibat berbohong kepada ibu peri. Karakter pembohong berhidung panjang Pinokio dengan sengaja disandingkan dengan karikatur Jokowi pada edisi anyar majalah TEMPO yang tuna etika, karena dengan sengaja menghina simbol negara. Presiden RI Ir. Joko Widodo.

waktu tidak lama dibutuhkan, jari jemari para bala tentara ghaib kembali memainkan satu irama, bak orkestra jari jemari kembali dijentikan. Hanya dalam hitungan jam rating TEMPO di Playstore android anjlok pada titik terendah sepanjang apalikasi TEMPO ada dan bercokol di android, berawal dari 4.3 menjadi 1.1 pada akhir rating.

TEMPO yang konservatif tak mau belajar dari Bukalapak yang milenial. Mereka pikir mereka masih perkasa dengan gaya koboi dan tali lasso yang menjerat siapa saja sasarannya. Mereka pikir dengan gaya tuna etika terhadap orang nomor satu Indonesia akan menaikan oplah mereka, akibat majalah TEMPO akan diburu oleh pembaca yang penasaran. Kali ini mereka salah berhitung, kartu TEMPO jeblok, saham TEMPO anjlok, TEMPO pun jadi bahan olok-olok.

Apakah pasukan jari jemari berhenti sampai disini…? Sepertinya belum, jentikan jari jemari kembali memainkan reffrain dengan nada menghentak melengking “Boikot TEMPO” jadikan TEMPO jatuh tempo, tak perlu lagi TEMPO diberi tempo.

Bukalapak dan TEMPO adalah pelajaran berharga bagi mereka yang ingin coba-coba melawan pasukan tidak terlihatnya Jokowi. Orkestra jari jemari siap mengiring Jokowi menyelesaikan tugasnya sampai tahun 2024.

Sekali lagi Pasukan Tidak Terlihat Presiden Jokowi adalah jari jemari jutaan relawan yang siap menghantam siapa saja yang sengaja ingin uji nyali terhadap Jokowi.

Jakarta, 20 September 2019

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ