Bali dan Prefektur Kumamoto, Jepang, siap untuk menjadi sister province di bidang pariwisata dan perdagangan

oleh -442 views

Bali dan Prefektur Kumamoto, Jepang, siap untuk menjadi sister province di bidang pariwisata dan perdagangan. Kesepakatan itu semakin mempererat kerja sama yang telah terjalin selama ini.

Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang, Heri Akhmadi dengan Gubernur Prefektur Kumamoto, Kabashima Ikuo di kantor Gubernur Kumamoto Senin (8/2/2021).

Dalam siaran pers KBRI Jepang yang diterima di Jakarta, Selasa (9/2/2021) disebutkan, Dubes Heri Akhmadi dan Gubernur Ikuo menyampaikan apresiasi atas kerja sama sister province tersebut. Mereka juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin selama ini antara Prefektur Kumamoto dan Bali di bidang pertanian maupun pendidikan.

“Kami mengupayakan agar kerja sama Bali dan Kumamoto ini dapat ditingkatkan hingga ke kerja sama perdagangan dan pariwisata, termasuk kerja sama sister province,” ujar Dubes Heri Akhmadi yang dalam pertemuan itu didampingi Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Tokyo Rima Cempaka dan Kepala Pertamina Asia Timur Made Adi Putra.

Gubernur Kumamoto, Kabashima Ikuo, mengatakan, saat ini Prefektur Kumamoto tengah menggandeng Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk melakukan berbagai proyek kerja sama konkret dengan Bali.

Kabashima berharap agar Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kumamoto dan Bali, yang berakhir masa berlakunya pada 2019, dapat segera diperpanjang melalui penandatanganan letter of intent dalam waktu dekat. Momentum ini akan membuka jalan untuk meningkatkan level kerja sama antara Kumamoto dan Bali untuk menjadi sister province.

728×90 Leaderbord

Kumamoto merupakan kota terbesar kedua di Pulau Kyushu dengan populasi sekitar 730.000 jiwa. Dalam waktu dekat, kerja sama ini juga akan terlihat nyata dengan terpilihnya Kumamoto sebagai host town cabang olahraga badminton untuk Tim Bulu Tangkis Indonesia pada Olimpiade mendatang.

Keberadaan Tim Bulu Tangkis Indonesia di Kumamoto diharapkan dapat memperkenalkan lebih jauh mengenai Indonesia kepada masyarakat Kumamoto. Hal ini tentunya juga akan mendorong lebih banyak kerja sama di masa depan.

Di sela-sela kunjungan ke Kumamoto, Dubes Heri Akhmadi juga melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Japan External Trade Organization (JETRO) Kumamoto, Kuga Akito. Dalam pertemuan tersebut, Dubes Heri menegaskan pentingnya peningkatan kerja sama pertanian dan perikanan.

Dubes Heri Akhmadi juga menyampaikan pemutakhiran kebijakan ekonomi Indonesia, khususnya terkait kehadiran UU Cipta Kerja dan rencana pendirian Indonesia Investment Authority (INA) atau lembaga pengelola investasi Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia. Terkait INA, Dubes Heri secara khusus mengundang investasi dari Prefektur Kumamoto pada sektor tematik, seperti healthcare dan pusat inovasi tech-park di Bali.