berikut rekomendasi film anak

berikut rekomendasi film anak

Diva News325 Dilihat

Bulan Juli, Agustus menjadi masa liburan bagi pelajar di Indonesia. Masa liburan biasanya dihabiskan bersama keluarga seperti, rekreasi, tamasya ke tempat hiburan, atau menghabiskan waktu dirumah dengan menyaksikan film keluarga.

Rekomendasi film yang telah kami rangkum ini sangat cocok untuk anak, dengan pembawaan cerita yang menarik dan konflik yang mudah dipahami, mampu membangun kecerdasan emosional anak.

Berbagai platform penyedia film saat ini sudah banyak menayangkan film family friendly. Rekomendasi film ini tentu dapat dinikmati anak dan orang tua, peranan orang tua tentu sangat penting untuk memberikan penjelasan lebih lanjut terkait konflik yang terjadi pada film, sehingga anak dapat mempelajari makna dalam film tersebut. Tanpa berlama lama, berikut rekomendasi film anak.

Frozen (2013)
“Frozen” adalah film animasi musikal yang dirilis pada tahun 2013. Menceritakan petualangan dua saudara perempuan, Elsa dan Anna, di dunia dongeng yang indah. Elsa memiliki kekuatan sihir es yang luar biasa, tetapi kekuatannya sulit dikendalikan. Setelah kecelakaan yang mengancam nyawa Anna ketika mereka masih kecil, Elsa memutuskan untuk mengisolasi diri dan menyembunyikan kekuatannya dari dunia luar.

Namun, pada hari penobatannya sebagai Ratu Arendelle, kekuatan Elsa terungkap saat perayaan yang tak terduga. Dia secara tidak sengaja memicu musim dingin abadi di kerajaan, menguburkannya dalam salju dan es. Elsa melarikan diri ke pegunungan, meninggalkan Anna dan kerajaan dalam keadaan yang dingin dan kacau.

Anna, yang tak ingin kehilangan saudaranya, memulai petualangan untuk mencari Elsa dan mengembalikan musim panas ke Arendelle. Selama perjalanannya, ia bertemu dengan Kristoff, seorang pria gunung yang keras dan berjiwa baik, serta Olaf, seorang manusia salju yang hidup dan lucu. Bersama-sama, mereka berusaha untuk menghentikan efek sihir Elsa dan memulihkan kerajaan.

Moana (2016)
Mengisahkan tentang seorang remaja petualang bernama Moana, yang tinggal di pulau Polinesia yang indah. Moana memiliki hasrat yang kuat untuk menjelajahi lautan, meskipun ayahnya melarangnya pergi ke laut yang berbahaya.

Namun, ketika tumbuhan dan ikan di pulau mereka mulai mati dan sumber daya pulau terancam, Moana merasa terpanggil oleh panggilan laut. Dengan bimbingan neneknya, yang mengungkapkan sejarah legendaris tentang dewa laut bernama Maui, Moana memutuskan untuk melangkah keluar dan mencari Maui untuk memulihkan keseimbangan alam.

Moana berlayar ke lautan luas dengan pelayaran berani, bertemu dengan makhluk laut yang ajaib, dan menghadapi tantangan yang mematikan. Dia akhirnya menemukan Maui, seorang pahlawan semidewa yang memiliki kait ajaib yang disebut “Hook of Maui” dan memiliki kekuatan yang luar biasa.

Bersama-sama, Moana dan Maui melanjutkan perjalanan untuk mengembalikan mata dewa laut yang dicuri, memperbaiki kutukan yang menyebabkan kemarau dan kelaparan, dan menghentikan makhluk jahat bernama Te Ka. Selama petualangan mereka, Moana menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri sebagai pemimpin dan penjaga alam.

Toy Story (1995)
Film Toy Story adalah sebuah film animasi yang dirilis pada tahun 1995. Ceritanya berfokus pada kehidupan mainan yang hidup ketika manusia tidak ada di sekitar. Film ini mengikuti petualangan Woody, mainan laki-laki berbentuk koboi, yang merupakan mainan favorit pemiliknya, Andy.

Segalanya berubah ketika Andy mendapatkan mainan baru, Buzz Lightyear, seorang astronot yang percaya bahwa dia adalah penjelajah luar angkasa nyata. Woody merasa terancam oleh kedatangan Buzz dan merasa terpinggirkan. Namun, saat mereka berdua tersesat, Woody dan Buzz harus bekerja sama untuk kembali ke rumah Andy sebelum dia pindah.

Petualangan Woody dan Buzz membawa mereka ke berbagai tempat yang berbeda, termasuk toko mainan, sebuah rest area, dan rumah Sid, seorang anak nakal yang suka menghancurkan mainan. Selama perjalanan mereka, Woody dan Buzz bertemu dengan mainan lain yang memiliki kepribadian yang unik, termasuk Slinky Dog, Mr. Potato Head, dan Rex.

Film ini menggambarkan ikatan persahabatan yang tumbuh antara Woody dan Buzz saat mereka melewati berbagai rintangan dan menemukan arti pentingnya menjadi mainan yang dicintai oleh seorang anak. Mereka belajar saling menghormati dan bekerja sama untuk menghadapi tantangan yang ada di depan.

Finding Nemo (2003)
Finding Nemo adalah film animasi yang dirilis pada tahun 2003. Ceritanya mengikuti petualangan seekor ikan kecil bernama Nemo yang tersesat di lautan dan upaya sang ayah, Marlin, untuk mencarinya.

Marlin adalah seekor ikan badut yang sangat protektif terhadap putranya, Nemo, yang memiliki sirip kecil yang rusak. Ketika Nemo diculik oleh seorang penyelam dan dibawa ke sebuah akuarium, Marlin berangkat dalam pencarian epik untuk menyelamatkannya.

Dalam perjalanan mencari Nemo, Marlin bertemu dengan Dory, ikan blue tang dengan memori jangka pendek yang sangat singkat. Dory menjadi sahabat setia Marlin dan membantunya melalui berbagai rintangan dan bahaya di lautan, termasuk bertemu hiu-hiu, kumpulan ubur-ubur, dan penangkapan oleh seorang tukang ikan.

Sementara itu, Nemo berusaha untuk mendapatkan keberanian dan mencari jalan keluar dari akuarium bersama dengan para penghuni lainnya, seperti ikan Gurita yang berbahaya. Mereka bekerja sama untuk merencanakan pelarian yang berani.

Zootopia (2016)
Zootopia adalah film animasi yang dirilis pada tahun 2016. Ceritanya berlatar di dunia hewan antropomorfik yang modern, di mana predator dan mangsa hidup berdampingan secara damai. Film ini mengikuti perjalanan seekor kelinci bernama Judy Hopps yang bercita-cita menjadi seorang polisi di kota Zootopia.

Meskipun dihadapkan dengan skeptisisme dan keraguan dari orang-orang di sekitarnya, Judy dengan tekad yang kuat berhasil lulus dari akademi polisi dan menjadi anggota polisi pertama dari spesies kelinci di Zootopia. Namun, ketika dia mulai bekerja, dia merasa dianggap remeh dan hanya diberi tugas-tugas yang kecil.

Suatu hari, Judy bertemu dengan seekor rubah bernama Nick Wilde, seorang penipu licik. Mereka berdua, meskipun memiliki perbedaan dan awal yang sulit, dipaksa untuk bekerja sama ketika kasus mengenai hilangnya beberapa hewan muncul. Mereka berdua memulai penyelidikan yang mengungkap konspirasi yang lebih besar di balik kasus tersebut.

Selama petualangan mereka, Judy dan Nick menghadapi rintangan dan bahaya, serta memperjuangkan persahabatan dan keadilan. Mereka harus mengatasi prasangka dan mencari kebenaran di tengah-tengah kota Zootopia yang semakin kacau.

Film Zootopia menghadirkan pesan yang kuat tentang kesetaraan, toleransi, dan penghormatan terhadap perbedaan. Melalui karakter Judy Hopps dan Nick Wilde, film ini menyampaikan pentingnya melihat melewati stereotip dan menemukan persamaan di antara kita semua.

The Lion King (1994)
“The Lion King” adalah film animasi yang dirilis pada tahun 1994. Ceritanya mengisahkan perjalanan hidup seekor singa muda bernama Simba yang harus menghadapi berbagai cobaan untuk mengambil tempatnya sebagai raja hutan.

Simba adalah putra Raja Mufasa, penguasa Hutan Afrika yang adil dan bijaksana. Namun, pamannya yang jahat, Scar, iri terhadap Mufasa dan ingin merebut tahta. Scar merencanakan pengkhianatan dan menyebabkan kematian Mufasa, serta memaksa Simba pergi jauh dari kerajaan.

Terasing dan sendirian, Simba bertemu dengan duo komedi, Timon dan Pumbaa, seekor jalak dan seekor warthog yang hidup dengan prinsip “Hakuna Matata” (tanpa kekhawatiran). Di bawah bimbingan mereka, Simba tumbuh menjadi singa muda yang kuat, tetapi dia masih harus menghadapi masa lalu dan takdirnya.

Ketika Simba dewasa, dia dipertemukan kembali dengan teman masa kecilnya, Nala, yang mengungkapkan keadaan suram yang dialami kerajaan di bawah pemerintahan Scar. Simba merasa terpanggil untuk mengambil tanggung jawabnya sebagai raja dan menghadapi Scar untuk merebut kembali kerajaannya.

Dengan bantuan dari Nala, Timon, Pumbaa, dan sekutu-sekutunya, Simba menghadapi Scar dan pasukan hewan-hewan jahatnya dalam pertempuran epik. Dia harus menghadapi masa lalunya, memperoleh kepercayaan diri, dan menghormati warisan keluarganya untuk mengembalikan perdamaian ke Hutan Afrika.

“The Lion King” menghadirkan cerita yang kuat tentang pertumbuhan, keberanian, cinta, dan tanggung jawab. Film ini juga dikenal dengan lagu-lagu yang mengesankan, seperti “Circle of Life” dan “Can You Feel the Love Tonight”. Dengan animasi yang indah dan karakter yang ikonik, The Lion King menjadi salah satu film animasi tercinta dalam sejarah.

Up (2009)
“Up” adalah film animasi yang dirilis pada tahun 2009. Ceritanya mengikuti petualangan seorang pria tua bernama Carl Fredricksen yang memutuskan untuk mengikuti impian lamanya untuk menjelajahi tepian Amerika Selatan. Dia melakukan perjalanan dengan cara yang sangat tidak konvensional, yaitu dengan mengikat ribuan balon helium ke rumahnya, yang melayang tinggi ke langit.

Carl tidak pergi sendirian. Dia tanpa sengaja membawa seorang bocah berusia delapan tahun yang enerjik dan penasaran bernama Russell. Russell adalah seorang anggota paduan suara dan pramuka yang ingin mendapatkan medali untuk menjadikan dirinya “anak baik”.

Bersama-sama, Carl dan Russell menemui petualangan yang tak terduga saat mereka mendarat di Taman Nasional Paradise Falls, tempat yang menjadi tujuan impian Carl dan istrinya yang telah meninggal, Ellie. Mereka bertemu dengan berbagai karakter yang unik, termasuk sekelompok anjing yang dapat berbicara dan seekor burung langka bernama Kevin.

Namun, mereka juga harus menghadapi seorang penjahat licik bernama Charles Muntz, seorang penjelajah yang kehilangan kehormatannya dan sekarang menginginkan hewan langka yang diyakini ada di Paradise Falls.

Film Up menghadirkan petualangan yang menggugah emosi dan cerita yang mendalam tentang persahabatan, impian, dan pentingnya menghargai hubungan dengan orang-orang tercinta. Melalui perjalanan mereka, Carl belajar untuk membuka hati lagi dan memberikan arti pada impian dan petualangan yang diimpikan bersama Ellie.

Coco (2017)
“Coco” adalah film animasi musikal yang dirilis pada tahun 2017. Ceritanya mengambil latar di Mexico dan mengikuti perjalanan seorang bocah lelaki bernama Miguel yang bercita-cita menjadi musisi, tetapi bertentangan dengan tradisi keluarganya yang melarang musik.

Miguel bermimpi untuk menjadi seperti idolanya, Ernesto de la Cruz, seorang penyanyi terkenal. Namun, keluarganya yang kuat mengikuti tradisi sebagai tukang sepatu, karena leluhur mereka ditinggalkan oleh musisi. Dalam upaya untuk membuktikan bakatnya, Miguel mencuri gitar Ernesto de la Cruz dari makamnya pada Hari Orang Mati, sebuah perayaan di mana orang-orang dihidupkan kembali dan mengunjungi dunia orang hidup.

Tindakan Miguel membawanya ke Dunia Orang Mati, sebuah tempat yang mempesona di mana dia bertemu dengan leluhur keluarganya. Dia bergabung dengan Hector, seorang leluhur yang misterius, dan bersama-sama mereka berusaha untuk mengungkap rahasia keluarga dan menemukan hubungan antara Miguel dan Ernesto de la Cruz.

Melalui petualangan yang penuh warna dan musik, Miguel belajar tentang pentingnya keluarga, identitas, dan penghormatan terhadap leluhur. Dia menemukan bahwa cinta dan pemahaman adalah inti dari hubungan keluarga yang kuat, dan musik memiliki kekuatan untuk menyatukan orang-orang

“Coco” menghadirkan cerita yang mengharukan dan memukau, sambil merayakan budaya dan tradisi Meksiko. Film ini juga menyoroti tema tentang impian, keberanian, dan mengikuti kecintaan kita dalam menghadapi hambatan. Dengan visual yang indah, lagu-lagu yang memukau, dan pesan yang mendalam, “Coco” menjadi film yang menghibur dan menginspirasi bagi penonton dari segala usia.

Despicable Me (2010)
“Despicable Me” adalah film animasi komedi yang dirilis pada tahun 2010. Ceritanya mengikuti perjalanan seorang penjahat bernama Gru yang berusaha menjadi penjahat terhebat di dunia dengan mencuri Bulan. Namun, segalanya berubah ketika dia bertemu dengan tiga anak yatim piatu yang mengubah hidupnya.

Gru adalah seorang pria jahat yang memiliki pasukan Minions, makhluk kuning kecil yang lucu, untuk membantunya dalam rencana jahatnya. Namun, dia mendapat persaingan dari penjahat misterius yang lebih baru dan lebih muda bernama Vector.

Saat Gru berencana untuk mencuri Bulan, dia menyadari bahwa anak-anak yang digunakan sebagai kaki tangan telah menghina kehidupannya. Margo, Edith, dan Agnes adalah tiga anak yatim piatu yang menawarkan kehangatan dan cinta yang belum pernah dialami sebelumnya. Secara bertahap, Gru mulai melunak dan mengubah prioritasnya, dari penjahat yang kejam menjadi ayah yang peduli.

Namun, ketika anak-anak itu diculik oleh Vektor, Gru harus menghadapi tantangan terbesarnya dan menggunakan kecerdasan serta sumber daya Minions untuk menyelamatkan mereka. Dalam prosesnya, dia menemukan makna keluarga, kebaikan hati, dan kekuatan cinta yang bisa merubah hidupnya.

“Despicable Me” adalah film yang menggabungkan humor slapstick, petualangan yang menghibur, dan pesan tentang pentingnya keluarga dan kebaikan hati. Film ini juga dikenal dengan karakter-karakter yang ikonik, seperti Gru, Minions, dan trio anak yatim piatu yang menggemaskan.

Kesuksesan film ini melahirkan beberapa sekuel, termasuk “Despicable Me 2” dan “Despicable Me 3”, serta spin-off yang berkonsentrasi pada karakter Minions.

The Incredibles (2004)
“The Incredibles” adalah film animasi superhero yang dirilis pada tahun 2004. Ceritanya berlatar di dunia di mana pahlawan super telah dilarang untuk menggunakan kekuatan mereka dan harus hidup sebagai warga biasa. Film ini mengikuti keluarga Parr, yang terdiri dari Bob Parr (Mr. Incredible), Helen Parr (Elastigirl), dan anak-anak mereka, Violet, Dash, dan Jack-Jack.

Bob Parr, yang dulunya merupakan pahlawan super terkenal, kini menjalani kehidupan yang biasa-biasa saja sebagai pegawai asuransi. Namun, dia merasa tidak puas dengan kehidupan itu dan merindukan masa kejayaan pahlawan super. Suatu hari, dia mendapat tawaran misterius untuk kembali beraksi sebagai pahlawan.

Tanpa memberi tahu keluarganya, Bob kembali beraksi dan terjerat dalam sebuah konspirasi yang melibatkan musuh lamanya, Syndrome. Helen, yang juga memiliki kekuatan elastis, dan anak-anak mereka harus menyusul dan bersatu kembali sebagai keluarga pahlawan super untuk menyelamatkan Bob dan menghentikan rencana jahat Syndrome.

Dalam petualangan mereka, keluarga Parr menghadapi bahaya, menguji batas kekuatan mereka, dan belajar menghargai kekuatan unik masing-masing. Mereka juga harus menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari, seperti mengelola kekuatan mereka, menjaga identitas rahasia, dan membangun kepercayaan satu sama lain.

“The Incredibles” menghadirkan campuran yang sempurna antara aksi, komedi, dan drama keluarga. Film ini mengeksplorasi tema-tema seperti penerimaan diri, kekuatan keluarga, dan pentingnya bekerja sama sebagai tim. Dengan karakter-karakter yang kuat dan cerita yang menarik, “The Incredibles” menjadi salah satu film superhero animasi yang dihargai dan dicintai oleh penonton dari segala usia.

Semua film ini cocok untuk anak-anak dan menghadirkan cerita yang menarik dan inspiratif. Perlu diingat! peranan orang tua sangat penting untuk menemani anak. Semoga bermanfaat selamat menyaksikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *