Cegukan adalah kontraksi diafragma yang tidak disengaja antara otot yang memisahkan dada dari perut yang memainkan peran penting dalam pernapasan

oleh -508 views

Cegukan adalah kontraksi diafragma yang tidak disengaja antara otot yang memisahkan dada dari perut yang memainkan peran penting dalam pernapasan. Setiap kontraksi diikuti dengan penutupan pita suara secara tiba-tiba, yang menghasilkan karakteristik suara “hik”.

Cegukan bisa terjadi karena makan besar, minuman beralkohol atau berkarbonasi, atau kegembiraan tiba-tiba. Dalam beberapa kasus, cegukan mungkin merupakan tanda dari kondisi medis yang mendasarinya. Bagi kebanyakan orang, serangan cegukan biasanya hanya berlangsung beberapa menit. Jarang, cegukan bisa berlangsung selama berbulan-bulan. Hal ini dapat menyebabkan penurunan berat badan dan kelelahan.

Lalu, bagaimana jika cegukan saat puasa? Karena biasanya cegukan bisa dihilangkan dengan meminum segelas air. Tetapi tidak mungkin melakukan itu saat puasa karena bisa membatalkan puasa. Nah, ternyata ada cara lain untuk mengatasi cegukan saat puasa tanpa bikin puas batal. Langsung saja, ini dia ulasannya.

1. Menahan Napas

Dengan cara menahan napas beberapa detik, cegukan akan berhenti dan sembuh. Cara mengatasi cegukan ini cukup populer. Pertama ambil napas dalam-dalam, kemudian tahan napas selama 10 detik. Kemudian hembuskan napas pelan-pelan melalui mulut. Ulangi menahan napas ini hingga 4 kali. Jika cegukan belum sembuh, ulangi langkah-langkah ini setiap 20 menit.

2. Duduk Memeluk Lutut

Duduk memeluk lutut merupakan cara sederhana, yang bisa membantu mengatasi cegukan, tanpa membatalkan puasa. Cara mengatasi cegukan dengan duduk memeluk lutut, bisa membantu memberi tekanan pada area diafragma, sehingga udara yang terjebak pada diafragma akan keluar.

Cara mengatasi cegukan dengan duduk memeluk lutut: Ambil posisi duduk dengan menekuk kedua kaki ke atas. Kemudian peluk lutut dengan mencondongkan badan ke depan, seperti meringkuk. Tahan posisi duduk memeluk lutut selama kurang lebih 2 menit. Jika cegukan belum sembuh, Sahabat Fimela bisa mengulanginya dengan menambah gerakan menahan napas.

3. Memijat Pembuluh Darah Pada Leher

Pada kedua sisi leher terdapat pembuluh darah, yang dikenal dengan nama arteri karotis. Pembuluh darah ini memiliki fungsi untuk mengalirkan darah ke otak.

Cara mengatasi cegukan dengan memijat pembuluh darah, Sahabat Fimela bisa memutar kepala ke kiri sambil berbaring, kemudian pijat pembuluh darah dari arah kanan leher dengan gerakan memutar. Memijat pembuluh darah pada leher, bisa dilakukan selama 5 hingga 10 detik, agar cegukan bisa sembuh.

4. Memijat Telapak Tangan

Cara mengatasi cegukan, juga bisa dilakukan dengan memijat telapak tangan, tanpa membatalkan puasa. Sahabat Fimela bisa menekan telapak tangan dengan menggunakan ibu jari, atau menekan bagian bawah ibu jari, yang terletak di antara ibu jari dan jari telunjuk.

Jika pada saat menekan telapak tangan terasa sakit, artinya sistem sarafmu sedang mengalami gangguan. Sehingga pijatlah telapak tanganmu beberapa kali agar sembuh.

5. Menjulurkan Lidah

Cara mengatasi cegukan saat puasa, bisa dilakukan dengan menjulurkan lidah, tanpa membuat puasa batal. Caranya sangatlah mudah. Julurkan lidah dan tarik lidah keluar, untuk membantu merangsang saraf di tenggorokan. Kemudian pegang bagian ujung lidah, jangan lupa cuci tangan terlebih dahulu. Ulangi gerakan ini hingga cegukan berhenti.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa cara mengatasi cegukan saat puasa tanpa membatalkan puasa. Semoga bermanfaat.

No More Posts Available.

No more pages to load.