Customer Relationship Management (CRM) berbasis teknologi Low-Code No-Code ternyata memiliki banyak kelebihan. Para praktisi

oleh -522 views

Customer Relationship Management (CRM) berbasis teknologi Low-Code No-Code ternyata memiliki banyak kelebihan. Para praktisi, pemimpin perusahaan, pemilik bisnis hingga profesional berskala global merasakan dampak efektivitas teknologi ini.

Hal ini menjadi topik yang hangat dan menarik pada perhelatan Accelerate Global 2020 yang digelar oleh Creatio, perusahaan global yang menyediakan solusi teknologi untuk bisnis proses hingga CRM. Accelerate adalah pertemuan bergengsi bagi para ahli dan pemimpin bisnis dan teknologi sebagai acara tahunan rutin yang diselenggarakan oleh Creatio secara offline di lima benua dan lebih dari 15 kota di seluruh dunia.

Tahun ini acara tersebut dilakukan secara virtual selama 24 jam non-stop dalam tujuh bahasa mewakili lima benua. Accelerate Global – track bahasa Indonesia, Creatio bekerja sama dengan partner bisnisnya di Indonesia yaitu iSystem Asia (PT Inter Sistem Asia).

iSystem Asia sebagai mitra Creatio di Indonesia telah membantu banyak perusahaan dalam mengimplementasikan teknologi CRM berbasis Low-Code ini di berbagai sektor bisnis; termasuk menerapkan sistem untuk mengukur performa marketing, penjualan, dan layanan serta terbukti sangat efektif untuk mendukung kebutuhan industri.

Managing Director iSystem Asia, Aina Neva Fiati, menuturkan teknologi Low-Code dari Creatio menggunakan business process management (BPM) dengan teknologi yang membuat proses pengembangan menjadi lebih cepat dan efektif. Hal inilah yang menjawab kenapa proses implementasi dan pengembangan CRM lebih cepat, tangkas, dan cukup mudah dalam kustomisasi modul-modul CRM sesuai proses bisnis di suatu perusahaan.

Ditambah lagi dengan platform Low-Code yang membuat siapapun dapat menjadi developer. “Dan yang terpenting, modul ini dapat diaplikasikan ke dalam sistem CRM untuk mengatur salesmarketing, dan juga layanan suatu perusahaan,” tambah Aina dalam keterangan pers, Minggu (22/11/2020).

VP Marketing and Sales PT Sucofindo (Persero), Muhammad Iqbal, menilai teknologi Low-Code modul menjadi sebuah terobosan terbaik untuk mengembangkan sistem perusahaan dalam waktu yang cepat.

728×90 Leaderbord
MGID In-article

“Hanya dalam 2 bulan, sistem otomasi penjualan Sucofindo berhasil dipindahkan menjadi Low-Code CRM hasil kerja sama dengan iSystem Asia,” kata Iqbal ketika berbicara dalam acara Accelerate Global 2020.

Sedangkan Amalia E Maulana, seorang branding consultant serta ethnographer, mengatakan bahwa Low-Code dapat mempercepat perputaran bisnis yang berdampak pada meningkatnya produktivitas untuk konsumen.

Amalia menuturkan, fungsi Low-Code penting karena keberhasilan suatu proses CRM terletak dari ketika konsumen dapat berubah dari just friend menjadi good friend, dan akhirnya berpuncak pada soulmate. “Soulmate dari konsumen ini yang dicari oleh setiap perusahaan. Karena harga loyalitas itu tidak ada tandingannya,” pungkasnya.

Managing Director Germany Qualysoft GmbH Steffen Dudda, yang merupakan mitra Creatio untuk Jerman mengatakan, platform Low-Code modul memudahkan pengembangan sistem aplikasi dan IT suatu perusahaan.

Senior Partner iSystem Asia, Ananta Dewandono, menambahkan, teknologi Low-Code dapat mengakselerasi proses bisnis mulai dari marketing, sales, service, bahkan proses-proses bisnis lain misalnya proses di sumber daya manusia, pengadaan, warehousing hingga manufaktur. “Karena development yang sangat mudah, perusahaan mampu mempercepat proses bisnis yang ada,” ujarnya.

Pada tanggal 28 Oktober 2020 lalu, Accelerate Global 2020 berlangsung secara live streaming online selama 24 jam tanpa henti. Terdiri dari lebih dari 200 sesi, tujuh bahasa, di lima benua. Sejumlah praktisi, pemimpin perusahaan, pemilik bisnis hingga profesional di bidang CRM.

Konferensi daring ini tidak lepas dari sempurnanya layanan teknis selama kegiatan berlangsung, mulai dari tampilan landing page yang bersahabat dan kemudahan akses ke berbagai negara serta lancarnya streaming meski disiarkan dari berbagai negara.

Selain Indonesia, negara-negara lain yang menggelar di antaranya Prancis, Spanyol, Jerman, Portugal. Para praktisi IT dari berbagai perusahaan, serta negara menyambut antusias meskipun dilakukan secara daring.

iSystem Asia saat ini pemegang lisensi software Creatio untuk Indonesia juga Asia Pacific. iSystem Asia berpengalaman dalam membantu banyak perusahaan di industri telekomunikasi, lembaga keuangan perbankan maupun non-perbankan, pelayanan publik, farmasi, otomotif, ritel, properti, perusahaan distribusi, konsultan, dan lain-lain.

 

MGID In-article