Di awal tahun 2021 ini, petani kian risau karena harga jual komoditas yang semakin turun

oleh -318 views

Pandemi Covid-19 di tanah air belum juga usai. Berbagai masalah di bidang agribisnis juga belum selesai. Di awal tahun 2021 ini, petani kian risau karena harga jual komoditas yang semakin turun. Jangankan mendulang untung, balik modal pun dirasa semakin sulit.

Sebut saja komoditas tomat di wilayah Pagaralam, Sumsel yang harganya anjlok di angka Rp600 per kilogram (kg) dari harga normal Rp9.000/kg di tingkat petani.

Begitu juga dengan harga bawang merah di tingkat petani Brebes yang awalnya dihargai Rp20.000/kg, turun hingga Rp9.000/kg. Bahkan di Lampung, petani singkong harus gigit jari karena harganya yang terjun bebas di angka Rp750/kg.

Bussiness Development Specialist Ekosis, Felicia Yulie Mills menyatakan, berbagai keterbatasan yang dihadapi petani menjadi pemicu rentetan permasalahan yang terjadi saat ini. Mulai dari keterbatasan mereka dalam memasarkan produk, panjangnya rantai distribusi yang membelenggu, hingga sulitnya akses pada angkutan logistik.

“PR besar inilah yang mendasari Ekosis untuk mewujudkan kesejahteraan petani dengan bantuan teknologi. Untuk mendorong pemasaran, petani bisa memanfaatkan laman website dan aplikasi Ekosis, untuk menjangkau pembeli di seluruh Indonesia,” kata Felicia .

Felicia menjelaskan, melalui kehadiran website dan aplikasi Ekosis, petani diharapkan dapat menjual hasil keringatnya dengan harga yang layak. “Di sisi lain, hal ini juga menguntungkan pembeli, karena prosesnya memangkas rantai distribusi yang begitu panjang,” jelasnya.

Felicia menambahkan, jika petani terkendala perihal logistik atau pengiriman, mereka juga dapat langsung berkonsultasi dan memesan angkutan logistik yang tersedia di Ekosis.

728×90 Leaderbord

“Saat ini pengiriman yang tersedia sudah menjangkau hampir 100 persen daerah pengiriman di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dengan layanan darat, laut, udara, city courier, kereta api, hingga trucking,” tambah Felicia.

“Bahkan, jika ada komoditas yang perlu dikirim dalam keadaan dingin atau beku, tersedia layanan logistik dengan cold storage yang juga dapat diakses langsung melalui website dan aplikasi Ekosis,” pungkasnya.