Diduga Rumah Makan Menjual Surat Antigen?

oleh -231 views

 

Ternyata tidak semua rumah makan menyediakan kebutuhan perut semata. Ada juga rumah makan yang “menjual” surat antigen sebagai suatu syarat untuk keluar masuk Sumatra – Jawa.

Saat ini, Sabtu (30/7) siang di Rumah Makan AM , Kalianda, Propinsi Lampung heboh dengan antrian kerumunan massa yang ingin mendapatkan surat Antigen sebagai syarat untuk menyeberang Selat Sunda ke arah Jakarta.

Bila penumpang bus tidak membayar seharga Rp. 100.000 maka yang bersangkutan tidak akan diberikan surat Antigen. Artinya, orang – Orang yang naik bus tidak bisa masuk ke dalam kapal ferry untuk ikut menyeberang.

“PCR berlaku singkat sedangkan Antigen berlaku selama 8 hari. Bila ibu dan bapak tidak ingin dibuatkan di sini silakan cari yang lain,” kata ibu A yang mengaku sebagai pemilik RM.

Perempuan paruh baya yang awalnya mengaku pemilik Rumah Makan ternyata hanya adik dari pemilik rumah makan. Ia melarang orang yang mencoba melakukan pengambilan video.

Alasannya, gara gara viral kasus Surat Antigen di dalam bus, akhirnya sang petugas dipecat. Artinya, petugas tersebut adalah petugas resmi.

Salah seorang penumpang bus bernama HM heran, mengapa rumah makan pun bisa mengeluarkan surat Antigent sebagai syarat untuk naik ke kapal penyeberangan.

“Bila tidak ada surat Antigen, maka penumpang akan diturunkan di jalan,” kata HM tanpa menjelaskan maksud diturunkan di jalan. Alamak…

No More Posts Available.

No more pages to load.