Direktur Re-Industrialisasi Ikatan Alumni Institut Teknologi Banding ( IA ITB), Achmad Rizal mengatakan banyak yang tidak menyadari bahwa technopreneurship adalah sebuah hal yang seharusnya mendapat perhatian yang lebih besar

0 24

dnewsmedcenter -Direktur Re-Industrialisasi Ikatan Alumni Institut Teknologi Banding ( IA ITB), Achmad Rizal mengatakan banyak yang tidak menyadari bahwa technopreneurship adalah sebuah hal yang seharusnya mendapat perhatian yang lebih besar.

“Technopreneurship perlu digalakkan pada mahasiswa dan alumni yang bergerak di bidang teknologi,” kata Rizal pada acara Indonesianisme Summit 2019 di JCC Senayan, Selasa(12/8/2019).

“Ingat bangsa yang menguasai dunia adalah bangsa yang menguasai teknologi, pencipta teknologi, penyerap teknologi, dan pengguna teknologi.”

“Kini sudah saatnya kita mengembangkan ekositem teknologi untuk kemandirian bangsa agar bangsa kita tidak hanya sebagai penonton dalam kemajuan peradaban.”

Menurut Rizal, teknopreneur harus mampu menumbuhkan ekosistemnya, dan regulator, dalam hal ini pemerintah perlu mendorong tumbuhnya ekositem technopreneur.

“Bukan zamannya lagi teknologi hanya tumpukan di perpustakaan sebagai literatur. Aplikasinya harus didorong. Para praktisi teknologi, para technopreneur harus didorong agar berperan lebih agresif karena mereka yang merupakan orang–orang yang diharapkan mampu menteknologikan bisnis, sekaligus membisniskan teknologi,” kata Rizal.

“Indonesianisme Summit 2019 ini merupakan sebuah ajang yang digelar untuk tujuan–tujuan tersebut.”

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ