Dokter Tirta menyarankan agar kompetisi sepakbola di Liga 1 dan Liga 2 di Indonesia bisa dilanjutkan lagi

oleh -642 views

Dokter Tirta menyarankan agar kompetisi sepakbola di Liga 1 dan Liga 2 di Indonesia bisa dilanjutkan lagi. Menurutnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bisa menggelar kompetisi itu tanpa penonton.

Dengan demikian, pertandingan akan menjadi tontonan menarik dan membuat masyarakat Indonesia betah di rumah. Sebab, para supporter hanya bisa menyaksikannya lewat televisi.

“Kalau buat saya sepakbola bisa dijadikan sebagai hiburan buat tontonan masyarakat. Meski enggak bisa dijadikan media untuk meningkatkan imun tetapi minimal jadi hiburan layaknya sinetron di televisi. Ini bisa juga dijadikan alat untuk orang betah di rumah dengan menyaksikan sepakbola,” ungkap Tirta.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu mencontohkan penyelenggaraan ajang Piala Eropa 2020 lalu. Menurutnya, Piala Eropa bisa dijadikan alat yang bagus untuk memberikan edukasi agar masyarakat mau dvaksin bila stadion mau dibuka lagi buat para supporter bola.

“Penyelenggaraan kompetisi bisa dijadiin lahan edukasi masyarakat oleh pemerintah untuk ngajak vaksin. Jadi kalau mau bisa balik nonton lagi ke stadion, ayo mau divaksin dan tetap disiplin menjalankan prokes dan sebagainya. Jadi ini bisa jadi trigger buat penonton agar mau divaksin,” lanjut pemilik nama lengkap Tirta Mandira Hudhi ini.

Meski begitu, Tirta menegaskan agar jangan mentah-mentah membandingkan kondisi Indonesia dan Eropa.

“Jangan dibandingin sama kompetisi di Eropa yang sudah bisa mengundang penonton ke stadion ya. Di sana berani seperti itu lantaran angka vaksinasinya sudah 70% dan masyarakatnya patuh aturan saat di dalam stadion. Sementara di Indonesia jumlah yang divaksin baru 20%. Nekat saja kalau mau menyelenggarakan kompetisi dengan penonton,” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.