Dua orang terduga pelaku teror ledakan di rumah orang tua Veronica Koman menggunakan pelat nomor palsu

oleh -145 views

Dua orang terduga pelaku teror ledakan di rumah orang tua Veronica Koman menggunakan pelat nomor palsu di kendaraan bermotornya. Hal ini diketahui dari proses penyelidikan yang dilakukan Polres Metro Jakarta Barat.

“Ada dua orang pelakunya menggunakan motor, tapi kan nomor polisinya palsu kemudian pakai helm. Kita masih lidik ke situ,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joki Dwi Harsono saat dihubungi, Sabtu (13/11/2021).

Untuk itu, Joko mengatakan, pihaknya tidak ingin terburu-buru menyimpulkan terduga teror ledakan di rumah orang tua Veronica Koman.Hingga saat ini, Satreskrim Polres Jakarta Barat masih menyelidiki peristiwa tersebut.

Polisi telah memeriksa tujuh saksi dan menganalisis CCTV yang merekam detik-detik aksi teror di lokasi kejadian tersebut.

“Sejauh ini kita yang jelas sudah ke Inafis. Jadi kita menunggu dari mereka, kita juga masih tracking jejak CCTV, dan mencari saksi-saksi yang lain yang mengetahui. Sudah tujuh orang saksi kita periksa,” ujarnya.

Sebelumnya, dua orang terduga pelaku yang melempar suatu benda dari luar pagar ke rumah orang tua aktivis Veronica Koman terekam CCTV.

Joko hanya mengatakan kedua terduga pelaku tersebut terlihat berboncengan menggunakan sepeda motor saat melakukan aksi tersebut.

“Kalau dari pengamatan CCTV kami lihat memang dua orang menggunakan sepeda motor,” ungkap Joko.

Diketahui, ledakan terjadi di depan rumah orang tua aktivis Veronica Koman, di RT 06/03, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (7/11/2021). Selain ledakan, ditemukan juga secarik kertas berisi ancaman:

If the police and aparat dalam maupun luar negeri tidak bisa menangkap ‘Veronica Kuman@hero, pecundang, dan pengecut, kami terpanggil bumi hanguskan di mana pun anda bersembunyi maupun gerombolan pelindungmu.”

Selain rumah orang tua, kerabat Veronica dikabarkan juga menerima teror berupa paket berisi bangkai ayam yang dikirim pengemudi ojek online.

No More Posts Available.

No more pages to load.