Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi meminta agar warga negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Jepang mematuhi aturan Pemerintah Jepang

oleh -1.371 views

Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi meminta agar warga negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Jepang mematuhi aturan Pemerintah Jepang dalam hal protokol kesehatan maupun kebijakan terkait lainnya, seperti aturan keluar dan masuk Jepang. Imbauan itu disampaikan Heri terkait dengan kebijakan Pemerintah Jepang yang kembali memberlakukan status darurat pandemi Covid-19 di beberapa kota.

Pemerintah Jepang memberlakukan status keadaan darurat untuk Tokyo, Kanagawa, Saitama, dan Chiba. Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga dalam pernyataan persnya, Kamis (7/1/2021) mengatakan, status darurat itu berlaku mulai 8 Januari hingga 7 Februari 2021.

“Tingkatkan kehati-hatian dan kurangi bepergian, terutama ke tempat-tempat ramai, kecuali untuk kepentingan yang sangat mendesak,” ujar Heri Akhmadi dalam video pesan singkat melalui akun media sosial KBRI Tokyo, Kamis (7/1/2021),

Dubes Heri Akhmadi juga mengingatkan WNI untuk terus mengenakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga ventilasi ruangan dan menghindari kondisi 3C, yaitu closed spaces crowded places, dan close conversation.

Jika terpaksa melakukan kegiatan bersama di dalam ruangan atau makan di restoran, Dubes Heri Akhmadi meminta agar para WNI memperhatikan “five keeps” atau “lima jaga” untuk kesehatan bersama.

“Pertama, jaga jumlah orang yang makan bersama. Kedua, jaga lamanya waktu makan agar kurang dari 1 jam. Ketiga, jaga suara dan tidak berisik. Keempat, jaga pemisahan makanan dan minuman. Dan, kelima, jaga ventilasi dan kebersihan ruangan,” terang Heri Akhmadi.

Berdasarkan data KBRI Tokyo, jumlah WNI di kawasan pemberlakuan keadaan darurat sebagai berikut, Tokyo 5.450 orang, Chiba 2.697 orang, Saitama 3.433 orang, dan Kanagawa 4.044 orang. Sementara, total WNI di Tokyo hingga akhir 2020 sebanyak 66.084 jiwa.

728×90 Leaderbord

Secara umum di Jepang terdapat lonjakan kasus baru yang menunjukkan terjadinya pandemi gelombang ketiga. Pada 7 Januari 2021, Tokyo mencatat rekor 2.447 kasus baru (40,7% dari kasus nasional). Secara nasional Jepang mencatat 7.490 kasus, pertama kalinya kasus nasional di atas angka 7.000.

Adapun angka penyebaran Covid-19 di Jepang adalah kasus positif 266.924 orang, meninggal dunia 3.859 orang atau 1,44% dari total kasus, dan sembuh 210.451 orang atau 78,84% dari total kasus.

Dubes Heri Akhmadi meminta kepada WNI di Jepang jika dalam keadaan darurat menghubungi kontak darurat KBRI Tokyo di nomor +818035068612, +818049407419, dan kontak darurat KJRI Osaka +818031131003.