Festival konser musik nostalgia terbesar, The 90’s Festival berhasil membuat ribuan pengunjung terlena dalam waktu dua hari

0 48

Festival konser musik nostalgia terbesar, The 90’s Festival berhasil membuat ribuan pengunjung terlena dalam waktu dua hari, Sabtu dan Minggu, 23-24 November 2019 di Gambir Expo Kemayoran.

Pada kemeriahan di hari pertama, OVO Stage menghadirkan band lokal seperti, Element, Potret, Naif yang menghadirkan suasana melow nan romantis. Lain halnya dengan Jamrud, yang membuat penonton jingkrak-jingkrak dengan lagu-lagunya.

Penyelenggaraan 90’s Festival tahun ini juga terasa sangat berbeda dengan hadirnya sederer penyanyi cilik 90 an yang membawa semangat gerakan #SaveLaguAnak. Mereka adalah, Tasya Kamila, Tina Toon, Suzan, Enno Lerian, Leony, Dea Ananda, dan Ria Enes.

Sedangkan band internasional pada hari pertama adalah, Hanson dan Aqua yang berhasil membuat penonton melepas kerinduan yang dalam. Hari itu pun ditutup dengan penampilan KLa Project yang menyanyikan tembang hitsnya, Tentang Kita, sampai Jumpa Asmara.

Di hari ke dua, terdapat beberapa band besar yang paling dinanti. Mereka adalah diva kondang Vina Panduwinata, Tipe-x, dan Gigi yang berhasil membuat OVO Stage jadi arena menari terbesar di festival tersebut. Adapula 90’s FSTVL Stage yang juga dimeriahkan oleh 7 Kurcaci, D.O.T, Cherru Bombshell, hingga Jingga.

Semakin malam penonton semakin membeludak, menunggu-nunggu penampilan dari artis internasional Vertical Horizon dengan lagunya Best I Ever Had. Malampun terasa hangat dengan menyanyian penonton bersama Sheila On 7 dengan lagu-lagu andalannya. Mulai dari Hari Bersamanya, Dan, hingga Film Favorit.

Band yang beranggotakan Jascha Richter (vokal), Mikkel Lentz (gitar), dan Kåre Wanscher (drum) itu langsung membawakan Complicated Heart sebagai lagu pertamanya. Kemudian, MLTR melanjutkan penampilannya dengan membawakan lagu Sleeping Child.

Sebelum lanjut bernyanyi, Jascha mengucapkan rasa terima kasihnya untuk penonton yang telah hadir. Dia juga merasa senang karena bisa berkunjung lagi ke Tanah Air untuk membuat ribuan penggemarnya bernostalgia.

“Terima kasih banyak. Kami senang sekali bisa kembali ke Indonesia lagi dan melihat banyak orang malam ini,” ucap Jascha dari atas panggung dan dilanjut menyanyikan lagu Take Me to Your Heart.

Setelah merayu penggemarnya dengan lagu syahdu, selanjutnya yang dibawakan oleh band asal Denmark ini adalah Breaking My Heart. Setelah lagu tersebut selesai dibawakan, Jascha mengatakan bahwa dia akan membawakan lagu-lagunya yang bertempo lambat. Maka, diperdengarkanlah lagu 25 Minutes, The Actor, Someday, dan Paint My Love.

“Wow, luar biasa kalian masih ingat. Kami datang ke Indonesia pertama kali 1995 dan kalian masih ingat lagu kami, luar biasa. Kami senang datang ke sini. Terima kasih banyak, kami cinta kalian,” imbuh Jascha.

Thats Why menjadi lagu terakhir yang dinyanyikan oleh MTLR. Saking kerasnya suara penonton yang bernyanyi, Jascha sempat terdiam sejenak untuk mendengarkan nyanyian dari para penontonnya. Sebelum pergi meninggalkan panggung, Jascha dan personel lainnya membungkuk bersama dihujani kertas warna-warni dari konfenti.

Tidak hanya menghadirkan band 90-an, pengunjung juga dimanjakan dengan 90’s Zone dan 90’s Games. Area ini merupakan arena di mana pengunjung bisa melihat atau membeli barang-barang jadul dan antik. Mulai dari vinyl lagu jadul, mainan, hingga makanan ringan jajanan sekolah yang sudah langka didapat.

Sedangkan di arena permainan, adalah salah satu arena yang tidak pernah ada sepinya. Sambil menunggu band idolanya naik atas panggung, biasanya mereka menghabiskan waktunya untuk kembali bermain game retro yang pernah hits. Seperti, arcade atau dingdong, dan juga konsol jadul.

Tidak hanya untuk para pengunjung dewasa, 90’s Festival juga sangat ramah keluarga. Terdapat berbagai fasilitas keluarga, mulai dari ruang tunggu dan bermain anak, mushollah yang besar, dan juga ruang bagi ibu menyusui. Jadi, tidak jarang para orang tua yang memboyong putra-putrinya.

“Biar anak-anak juga tau apa aja yang orang tuanya suka. Siapa tau bisa nular ke anak,” ungkap pasangan suami istri, Puteri dan Adi saat dijumpai di area Kantin Sekolah The 90’s Festival.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ