Film animasi Disney terbaru berjudul Raya and The Last Dragon menguasai puncak box office di Amerika Serikat dan Kanada

oleh -1.338 views

Film animasi Disney terbaru berjudul Raya and The Last Dragon menguasai puncak box office di Amerika Serikat dan Kanada, setelah berhasil mencetak pendapatan sebesar US$ 8,6 juta atau setara dengan Rp 123,2 miliar (kurs, Rp 14.328).

Meskipun berhasil menduduki puncak box office, Raya gagal menyamai debut mengesankan selama pandemi yang telah ditorehkan film Tom & Jerry pada akhir pekan lalu. Sebab, film Tom & Jerry berhasil mencetak US$ 14,1 juta pada penayangan perdananya.

Angka yang ditorehkan kedua film tersebut pada debut penayangan mereka itu memberikan secercah harapan bagi sektor perfilman yang telah lama menderita. Ditambah lagi bioskop di New York telah menyambut kembali pelanggan untuk pertama kalinya dalam hampir setahun pada akhir pekan lalu.

Namun, pendapatan yang tidak besar dari penayangan perdana film Raya and the Last Dragon ini terjadi disinyalir karena film ini juga tersedia bagi pelanggan Disney Plus dengan biaya US$ 30, metode yang sebelumnya diterapkan oleh perusahaan dengan film Mulan.

Secara global, Raya memperoleh pendapatan US$ 26 juta dengan Tiongkok dan Rusia memberikan kontribusi terbesar dengan masing-masing US$ 8,4 juta dan US$ 2,8 juta. Jika di total, pendapatan di seluruh dunia Raya hanya mampu mencetak total US$ 34,6 juta. Angka tersebut masih jadi biaya bujet pembuatan filmnya. Hal itu karena film animasi cenderung menghabiskan biaya produksi lebih dari US$ 100 juta.

Film Tom & Jerry meraih US$ 6,6 juta sehingga menempatkan mereka di posisi kedua box office di kawasan AS dan Kanada. Angka itu menambah pendapatan totalnya di kawasan tersebut menjadi $ 23 juta.

Film ini juga streaming di HBO Max. Warner Bros merilis seluruh daftar 2021 pada layanan ini pada saat yang sama film dibuka di bioskop, sebuah langkah yang menunjukkan semakin pentingnya streaming ke perusahaan media. Sedangkan secara global, Tom & Jerry memperoleh US$ 11,6 juta dari 36 negara, mendorong pendapatan totalnya di seluruh dunia menjadi US$ 57,3 juta.

728×90 Leaderbord

Film produksi Lionsgate berjudul Chaos Walking yang dibintangi Tom Holland dan Daisy Ridley meraup US$ 3,8 juta sehingga menempati peringkat ketiga. Film ini diangkat berdasarkan pada serangkaian novel fiksi ilmiah populer, menghabiskan biaya pembuatan sebesar US$ 100 juta. Ini merupakan berita buruk bagi studio pembuatnya karena pembukaannya yang gagal meraup pendapatan besar. Awalnya, film ini dijadwalkan debut pada Maret 2019, sebelum akhirnya menjalani pengambilan gambar ulang.

Sementara itu, film Boogie dari Focus Features berada di peringkat keempat, disusul film The Croods: A New Age dari Dreamworks Animation. Masing-masing meraup US$ 1,2 juta untuk Boogie, sedangkan sekuel Croods meraih US$ 780.000 untuk mendorong pendapatan total di kawasan AS dan Kanada menjadi US$ 53,6 juta. Jika di total, The Croods: A New Age telah meraup US$ 157,7 juta di seluruh dunia sejak dibuka pada musim gugur lalu.

Dengan vaksinasi yang meningkat dan tingkat penurunan virus corona, beberapa pasar seperti Chicago, Portland, dan New York perlahan-lahan membuka kembali bioskop dalam beberapa pekan terakhir. Banyak di antaranya beroperasi dengan kapasitas yang berkurang, tetapi melonggarnya pembatasan memicu beberapa optimisme bahwa bisnis dapat mulai terlihat kuat pada pertengahan musim panas, saat studio merilis beberapa film terbesar mereka.