Film horor Perempuan Tanah Jahanam (PTJ) karya sutradara Joko Anwar berhasil pecahkan rekor Festival Film Indonesia

oleh -1.893 views

Film horor Perempuan Tanah Jahanam (PTJ) karya sutradara Joko Anwar berhasil pecahkan rekor Festival Film Indonesia (FFI) sebagai peraih nominasi terbanyak sepanjang sejarah FFI terselenggara. Diketahui, PTJ mendapatkan 17 nominasi termasuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik untuk Joko Anwar, dan Skenario Asli Terbaik.

Mendapat kabar bahagia ini, sutradara Joko Anwar memanjatkan syukur dan mengucapkan terima kasih kepada asosiasi film Indonesia yang telah memberikan kesempatan. Diketahui PTJ juga sukses meraih 1 juta penonton dalam 9 hari itu.

“Saya masuk nominasi karena yang pilih teman dari pekerja film, jadi mendapat pengakuan dari rekan-rekan sesama pekerja film. Tetapi jumlah nominasi sebanyak 17 ini menurut saya ini adalah puncaknya,” jelasnya dalam Konferensi Pers Daring Pengumuman Nominasi Festival Film Indonesia Minggu (8/11/2020).

Menurut Joko, 17 nominasi yang diberikan kepada PTJ membuktikan film horor Indonesia sudah naik kelas. Para pembuat film kini telah belajar dan berkembang untuk membuat film yang berkualitas dari segi teknis dan juga estetika.

“Saya ingin bikin film horor yang bisa membuat publik sadar, bahwa dalam film itu sebenarnya nggak ada kasta, jadi semuanya film itu sama aja,” jelasnya.

Tidak hanya mendapat apresiasi dari penonton film lokal, teror PTJ juga sudah mendunia. Memulai dari Sundance Film Festival 2020 di Utah, Amerika Serikat, semester pertama tahun ini. Menggunakan judul internasional Impetigore, PTJ satu-satunya film Asia yang diputar di program bergengsi Midnight.

Berikutnya, Impetigore hadir di International Film Festival Rotterdam Belanda dan Göterborg Film Festival Swedia. Setelah menjelajahi festival internasional, film ini akhirnya didistribusikan ke Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Hong Kong, Macau, Laos, Kamboja, dan Myanmar.

728×90 Leaderbord

“Minggu lalu film ini menduduki peringkat kelima di box office di Thailand. Ini bisa membuat audiensi luar itu ingin tahu lebih banyak tentang Indonesia. Jadi ketika film, bahkan film horor sekalipun kalau misalnya dikerjakan dengan sangat baik, bisa menjadi entry point dari industri film Indonesia,” ungkapnya.

Selain PTJ, film lain yang ditangani oleh Joko Anwar bertajuk Ratu Ilmu Hitam juga mendapat tempat yang baik di FFI tahun ini. Film yang disutradarai oleh Kimo Stamboel ini mendapatkan lima nominasi. Mulai dari pemeran pendukung pria terbaik, skenario adaptasi terbaik, efek visual terbaik, penata rias terbaik, dan penyunting gambar terbaik.