GNPK RI Jabar Gelar Program Sertifikasi PENYULUH KEPARIWISATAAN

0 38

 

dnewsmedcenter – Pariwisata menjadi sektor unggulan dan andalan banyak negara dalam memberikan kontribusi pada pendapatan negaranya masing – masing. Tidak terkecuali Indonesia sejak tahun 2017 pemasukan sektor pariwisata ini menjadi nomor dua setelah kelapa sawit (cpo). Suatu saat sektor pariwisata akan menjadi sektor unggulan yang akan mampu memberikan kontribusi pemasukan nomor satu. Namun dalam mendukung program tersebut tentu memerlukan dukungan masyarakat luas agar turut serta memajukan pariwisata Indonesia.

Terkait hal tersebut, media mencoba menghubungi Pembina GNPK RI Jabar yang juga Pakar Pariwisata Dede Farhan Aulawi sesaat setelah menyampaikan pembekalan dalam Program Sertifikasi Penyuluh Kepariwisataan pada Sabtu (13/7) di Bandung. Pada kesempatan tersebut Dede menjelaskan bahwa dirinya sangat mendukung program Pemerintah dalam memajukan pariwisata Indonesia yang perlu melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari hal terkecil, seperti menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kelestarian alam dan menjunjung tinggi kesopanan, kesantunan dan keramahan dalam interaksi sosial kepariwisataan.

Percepatan program sosialisasi kepariwisataan yang akan dilakukan oleh GNPK RI Jabar melalui penyuluhan – penyuluhan, seminar atau diskusi dengan para pelajar, mahasiswa, pemangku kepentingan dan masyarakat lain pada umumnya. Penyuluhan di SMK Pariwisata, Perguruan Tinggi Pariwisata, Seni, Budaya, Sejarah dan Bisnis menjadi sangat penting untuk menggugah kesadaran kolektif tentang penting dan strategisnya langkah – langkah dalam memajukan pariwisata Indonesia yang sangat beragam, cantik dan eksotis. Ujar Dede.

Namun demikian, berbagai program penyuluhan yang akan dilakukan oleh anggota Kosgoro Jabar tentu harus dilakukan oleh orang – orang yang sudah tersertifikasi yang memiliki kesamaan persepsi dalam hal memajukan industri pariwisata, konsep makro kepariwisataan, dan langkah taktis dalam memberdayakan seluruh masyarakat di sektor pariwisata. Jadi tidak setiap anggota bisa bicara jika ia belum mengikuti pelatihan sertifikasi Penyuluh Kepariwisataan ini. Bahkan yang dinilai kualified, dia juga bisa berbicara atas nama organisasi di berbagai media, baik media elektronik maupun media cetak.

Dengan demikian kualifikasi personil yang ditugaskan nantinya, sudah terstandarisasi dalam memajukan sektor pariwisata. Jadi bagi yang sudah mengikuti pelatihan dan dinyatakan lulus dapat menjadi tim inti dalam melaksanakan program tersebut. Lanjut Dede.

GNPK RI sebagai organisasi yang fokus dalam pencegahan korupsi turut serta memberdayakan masyarakat dalam sektor kerja sesuai dengan peminatannya, dan tak lupa untuk selalu menyampaikan pesan – pesan pencegahan korupsi. Sebagaimana diketahui bersama bahwa masalah korupsi menjadi salah satu yang tergolong kejahatan yang luar biasa, dan pencegahannya harus dilakukan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat di berbagai sektor, termasuk salah satunya sektor pariwisata ini. Tentu subjek garapannya bukan hanya sektor pariwisata saja, melainkan semua sektor kehidupan. Namun kali ini, kita membahas juga di sektor pariwisata. Jelas Dede mengakhiri percakapan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ