Grup band Cokelat sukses menghangatkan suasa malam kota Bandung dalam acara festival musik Semesta Berpesta yang digelar di lapangan PPI Pussenif Bandung

Diva News268 Dilihat

Grup band Cokelat sukses menghangatkan suasa malam kota Bandung dalam acara festival musik Semesta Berpesta yang digelar di lapangan PPI Pussenif Bandung, Sabtu (17/6/2023) malam. Kikan yang sempat 12 tahun meninggalkan grup band Cokelat kini juga sudah kembali menjadi vokalis di grup band yang berdiri tahun 1996 itu.

Halo-halo Bandung menjadi lagu pembuka band Cokelat yang langsung menciptakan kegembiraan di antara ribuan penonton yang hadir. Mereka bergembira sambil bernyanyi dan menikmati musik rock khas Cokelat.

“Kami senang dapat kembali ke Kota Bandung, kota kelahiran kami, Cokelat. Setelah 12 tahun, akhirnya saya pulang ke Cokelat, ke Bandung lagi. Pokoknya, sangat bahagia,” ujar Kikan di hadapan ribuan penggemarnya sebelum melanjutkan lagu berikutnya.

Di lagu kedua, Cokelat kembali menggetarkan panggung Semesta Berpesta dengan membawakan lagu lawas mereka yang berjudul Pergi. Lagu lawas Cokelat yang dirilis pada tahun 2000 ini berhasil membuat penonton bernostalgia.

Band Cokelat kemudian melambatkan tempo di lagu keempat dan kelima dengan membawakan lagu-lagu yang akrab di telinga pecinta musik Indonesia, seperti Luka Lama dan Jauh. Meski begitu, nuansa musik rock khas Cokelat masih tetap terasa kuat. Pangggung Semesta Berpesta kembali bergemuruh saat band Cokelat mengajak ribuan penonton untuk bernyanyi bersama di lagu Jauh.

“Kami sangat senang. Saya, Kikan, dari Cokelat ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para sponsor, yaitu grup Astra, Ram Entertainment, dan BTV, yang menyelenggarakan acara ini selama dua hari, hari ini dan besok Minggu,” kata Kikan saat jeda sebelum menuju lagu kelima.

“Pokoknya, senang bisa bertemu kembali dengan teman-teman setelah sekian lama tak bertemu. Kapan terakhir kali kalian menonton Cokelat? Apakah saya ada dalam acara tersebut atau tidak? Pokoknya, harapannya adalah agar Cokelat terus berkarya dan doakan kami agar segera merilis single terbaru,” tambahnya.

Cokelat melanjutkan penampilan mereka dengan lagu berjudul Segitiga, Karma, dan sebagai lagu penutup, Bendera yang menjadi lagu pamungkas mereka di Semesta Berpesta Bandung kali ini.

Sebelum membawakan lagu terakhirnya, suasana sedikit haru terasa di atas panggung. Kikan tak henti-hentinya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada para penonton, terutama penggemarnya, karena dapat kembali tampil setelah sekian lama tidak menjadi bagian dari Cokelat.

“Terima kasih, terima kasih. Pastinya Cokelat mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga. Perjalanan kami akan mencapai usia 27 tahun pada 25 Juni nanti, dan berkat doa kalian, Cokelat dapat berkumpul kembali. Bandung, terima kasih sekali lagi kepada kalian semua, terutama BTV. Hatur nuhun,” tutup Kikan dengan haru karena akhirnya dia bisa kembali bersatu untuk berkarya bersama band yang membawa namanya berkibar di kancah musik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *