Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 hingga menggandeng 17.616 relawan

0 61

Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 hingga Selasa (7/4/2020) menggandeng 17.616 relawan, dengan rincian 3.326 relawan medis dan 14.290 relawan nonmedis.

Koordinator relawan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Andre Rahadian mengatakan, relawan yang ada kini tersebar di seluruh Indonesia. Pendaftar terbesar berasal dari DKI Jakarta dan Jawa Barat. Tetapi ada pula yang mendaftar dari Kalimantan dan Sulawesi.

Sementara data relawan pun dipusatkan di gugus tugas nasional untuk memudahkan pendataan dan penempatan sesuai dengan keahliannya.

“Prioritas relawan medis ditempatkan di Rumah Sakit Wisma Atlet, Pulau Galang dan sebentar lagi di rumah sakit Bintaro dan rumah sakit lapangan di Jakarta,” kata Andre dalam telekonferensi di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Andre menambahkan, seminggu terakhir tim relawan sudah memberikan bantuan makanan, minuman dan suplemen vitamin kepada tenaga medis di rumah sakit rujukan dan puskesmas di DKI Jakarta.

Selain itu, gugus tugas relawan juga sudah menyumbangkan 19 unit ambulans yang disebar di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi yang diperuntukan bagi masyarakat kategori orang dalam pengawasan dan pasien dalam pengawasan.

“Kebutuhan relawan sangat besar. Kita berterima kasih kepada relawan kesehatan yang sudah mendaftar,” ucapnya.
Koordinator komunikasi relawan gugus tugas Johanes Joko mengungkapkan, dalam menjalankan perannya, konsep pentahelix dan protokol gugus tugas diterapkan saat relawan bekerja di lapangan. Bahkan bantuan berupa barang (nontunai) dan cash yang diterima gugus tugas relawan juga diawasi.

Saat ini gugus tugas relawan juga dibantu relawan yang berasal dari sejumlah organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Konferensi Waligereja Indonesia dan Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia dan ada pula dari akademisi.

“Dalam menjalankan tugasnya, relawan harus mengikuti protokol gugus tugas. Situasi hari ini kita tidak pernah tahu musuhnya siapa, tahu-tahu tertular,” imbuh Johanes.

Ia menambahkan, relawan yang diperkuat hingga ke tingkat RT diharapkan bisa menggalang solidaritas dan gotong royong yang menjadi jati diri bangsa.

“Bagaimana kita bisa mengantisipasi dampak Covid-19 bagi masyarakat terdampak seperti pekerja informal dan pengemudi ojek online,” ucapnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ