Handry Satriago, CEO General Electric (GE) Indonesia meninggal dunia

Handry Satriago, CEO General Electric (GE) Indonesia meninggal dunia

Ekonomi237 Dilihat

Handry Satriago, CEO General Electric (GE) Indonesia meninggal dunia pada hari ini, Sabtu (16/9/2023).

Handry meninggal dunia dalam usia 54 tahun karena sakit kanker getah bening pada tulang belakang yang sudah cukup lama ia derita. Sejak beberapa waktu terakhir, Handry bahkan harus memakai kursi roda selama bekerja.Semasa hidupnya, Handry dikenal sebagai sosok inspiratif dalam dunia bisnis di Indonesia. Ia dikenal sebagai CEO termuda di GE Indonesia, perusahaan multinasional yang bergerak di bidang teknologi dan jasa.

Handry Satriago lahir di Kota Pekanbaru, Riau 13 Juni 1969. Ia menempuh pendidikan SMA Labschool Jakarta, dan melanjutkan pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam bidang Teknologi Industri Pertanian. Kemudia, ia meraih gelar S2 Magister Management (MM) dari IPMI.

Handry menyelesaikan gelar S3 di Universitas Indonesia (UI) dan meraih gelar Doktor dalam bidang Strategic Management pada tahun 2010.

Handry bergabung dengan GE pada 1997 dan menjabat sebagai Manajer Business Development di GE International. Ia kemudian pindah ke GE Lighting Indonesia pada 1988, dan menjabat posisi sebagai General Manager Industrial Lighting and Systems.

Pertengahan tahun 2001, Handry mendapat kesempatan sebagai Regional Black Belt di GE Power Systems Asia Pacific, dan menjabat Quality ACFC Leader untuk GE Power pada tahun 2004.

Selanjutnya, Handry memimpin bisnis Power Generation GE Energy di beberapa negara seperti Indonesia, Vietnam, Kamboja, dan Filipina, sejak 2005 sampai 2010. Ia kemudian dipromosikan sebagai CEO GE Indonesia pada bulan Juli 2011.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *