Harga rumah pribadi di Singapura resmi menjadi yang termahal di kawasan Asia-Pasifik

Ekonomi378 Dilihat

Harga rumah pribadi di Singapura resmi menjadi yang termahal di kawasan Asia-Pasifik. Sebelumnya, rekor ini dipegang oleh kota Hong Kong.

Melansir dari CNBC, data Home Attainability Index dari Urban Land Institute (ULI) Asia Pacific Centre for Housing menunjukkan bahwa rata-rata harga rumah pribadi di Singapura adalah US$1,2 juta atau sekitar Rp17,9 miliar (asumsi kurs Rp14.948/US$) pada 2022. Harga tersebut lebih tinggi daripada Hong Kong, yakni US$1,16 juta atau sekitar Rp17,3 miliar.

Selain harga beli, harga sewa bulanan rumah pribadi di Singapura juga menjadi yang tertinggi, yakni US$2.600 atau sekitar Rp38,8 juta. Menurut laporan yang sama, harga tersebut jauh melebihi kota-kota lainnya, seperti Sydney, Melbourne, dan Hong Kong.

Laporan tersebut menggunakan statistik pemerintah dari 45 kota di sembilan pasar Asia-Pasifik dan mengukur pencapaian rumah untuk kepemilikan rumah, serta sewa rumah dalam hubungannya dengan pendapatan rata-rata rumah tangga.

Berdasarkan laporan ULI, harga rumah di Hong Kong mengalami penurunan secara substansial pada 2022 lalu. Pada Oktober 2022, harga rumah di Hong Kong turun ke level terendah dalam lima tahun akibat kenaikan suku bunga mendorong biaya pinjaman.

Sebagai informasi, pada awal Mei lalu, otoritas moneter Hong Kong menaikkan suku bunga dasar menjadi 5,5 persen setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) menaikkan suku bunga fed fund menjadi 5 hingga 5,25 persen.

“Arus keluar populasi bersih dan pandangan yang cenderung pesimis di pasar properti lokal membawa rata-rata rumah Hong Kong turun sebesar 8,7 persen, yakni dari US$1,27 juta (sekitar Rp18,9 miliar) pada 2021 menjadi sekitar US$1,16 juta (sekitar Rp17,3 miliar) pada 2022,” tulis laporan ULI, dikutip Kamis (1/6/2023).

Sementara itu, ULI juga melaporkan bahwa harga rumah pribadi Singapura resmi mengalahkan Hong Kong sebagai yang termahal di Asia-Pasifik, yakni dengan harga yang rata-rata meningkat lebih dari 8% pada tahun lalu.

Pada April lalu, Singapura menaikkan pajak untuk pembelian properti di tengah kekhawatiran bahwa lonjakan harga dapat melampaui fundamental ekonomi.

Pemerintah Singapura menetapkan bahwa pembeli properti rumah lokal dan asing harus membayar pajak yang lebih tinggi. Secara lokal, hal tersebut dikenal sebagai bea materai pembeli tambahan.

Namun, laporan ULI menambahkan bahwa rumah pribadi di Hong Kong masih menjadi yang termahal bila dihitung berdasarkan per meter perseginya, yakni seharga US$19.768 atau sekitar Rp295,5 juta. Angka tersebut lebih dua kali lebih mahal daripada angka rata-rata untuk Singapura, Shenzhen, dan Beijing.

Sementara itu untuk harga rumah sewa, Singapura memiliki harga sewa bulanan tertinggi, yakni meningkat hampir 30 persen pada 2022. ULI mengaitkan kenaikan sewa dan harga rumah tersebut dengan berbagai faktor, seperti peningkatan jumlah imigran, perlambatan penyelesaian bangunan, dan pindahnya para pekerja muda dari rumah keluarga.

Meskipun harga rumah pribadi menjadi yang termahal di Asia-Pasifik, Singapura memiliki tingkat kepemilikan rumah tertinggi, yakni sebesar 89,3 persen. Angka tersebut terlepas dari peningkatan 7,9 persen dari dari harga rata-rata HDB pada 2021 hingga 2022 dengan rasio harga rata-rata HDB terhadap pendapatan tahunan rata-rata juga meningkat dari 4,5 menjadi 4,7.

Berikut daftar kota termahal untuk rumah pribadi di Asia Pasifik

1. Singapura
Rata-rata harga rumah per-unit: US$1.200.087 atau sekitar Rp17,9 miliar

2. Hong Kong
Rata-rata harga rumah per-unit: US$1.155.760 atau sekitar Rp17,2 miliar

3. Sydney
Rata-rata harga rumah per-unit: US$980.209 atau sekitar Rp14,6 miliar

4. Melbourne
Rata-rata harga rumah per-unit: US$716.200 atau sekitar Rp10,6 miliar

5. Shenzhen
Rata-rata harga rumah per-unit: US$626.964 atau sekitar Rp9,3 miliar

Berikut daftar kota termahal untuk menyewa tempat tinggal pribadi di Asia Pasifik

1. Singapura
Rata-rata harga sewa bulanan per-unit: US$2.596 atau sekitar Rp38,7 juta

2. Rumah Sydney
Rata-rata harga sewa bulanan per-unit: US$1.958 atau sekitar Rp29,2 juta

3. Apartemen Sydney
Rata-rata harga sewa bulanan per-unit: US$1.732 atau sekitar Rp25,8 juta

4. Hong Kong
Rata-rata harga sewa bulanan per-unit: US$1.686 atau sekitar Rp25,1 juta

5. Rumah Brisbane
Rata-rata harga sewa bulanan per-unit: US$1.657 atau sekitar Rp24,7 juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *