Huawei untuk meluncurkan solusi antena high-gain narrow beam

oleh -346 views

Operator PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menggandeng penyedia perangkat telekomunikasi asal Tiongkok, Huawei untuk meluncurkan solusi antena high-gain narrow beam.

Solusi ini mendukung antena-antena luar ruang dalam menghadirkan jaringan yang mampu menjangkau hingga ke titik-titik di area dalam ruangan. Solusi ini juga sekaligus mampu menghadirkan pengalaman yang luar biasa bagi pengguna, terutama untuk perkantoran, apartemen, maupun bangunan pencakar langit lainnya.

Vice President of Network Planning and Engineering Telkomsel, Akhmad Madces mengatakan, Telkomsel memiliki komitmen untuk terus mengembangkan jaringan broadband hingga menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk di area-area dengan lalulintas komunikasi dalam ruangan yang tinggi dan dengan cakupan yang luas.

“Melalui inovasi bersama Huawei, Telkomsel akan terus memimpin dan menyempurnakan jangkauan jaringan dalam ruang guna menghadirkan pengalaman terunggul kepada para pelanggan dengan implementasi operasional yang efektif dan efisien,” kata Akhmad seperti dikutip keterangan pers yang diterima.

Solusi ini merupakan hasil pengembangan inovasi bersama antara Huawei dengan Telkomsel dan telah dimulai sejak kuartal pertama 2020 yang lalu. Melalui serangkaian riset dan diskusi bersama, keduanya berhasil mengatasi kendala terkait jangkauan jaringan yang lemah akibat penggunaan sistem indoor tradisional yang letaknya tersebar.

Melalui adopsi antena mutakhir ini, rasio gain antara sinyal yang dipancarkan dan diterima meningkat. Proses konfigurasi beam juga menjadi lebih fleksibel pada lokasi-lokasi BTS di luar ruangan.

Vice President of Antenna Business Unit of Huawei’s Wireless Network, Zhang Jianwei menambahkan, Huawei berkomitmen untuk mengembangkan solusi untuk meningkatkan jangkauan jaringan dalam ruangan.

728×90 Leaderbord

“Selain untuk meningkatkan kualitas jangkauan jaringan dalam ruangan, antena high-gain akan membantu pelanggan kami dalam menekan biaya modal atau capex serta biaya operasional atau opex guna mengoptimalkan efektivitas biaya dan beragam manfaat lain, seperti pembangunan dan time-to-market yang makin cepat,” ujar Zhang Jianwei.