Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengakibatkan air sungai di sejumlah wilayah meluap dan banjir merendam pemukiman warga

Daerah1038 Dilihat

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengakibatkan air sungai di sejumlah wilayah meluap dan banjir merendam pemukiman warga, Senin (15/5/2023) malam.

Sedikitnya, ada ratusan rumah warga yang terkena dampak banjir di dua Kecamatan yakni Kecamatan Polewali dan Kecamatan Binuang.

Ketinggian air di masing masing wilayah berbeda-beda mulai dari 20 centimeter hingga satu meter lebih.

Sejumlah warga terpaksa mengevakuasi barang yang masih bisa diselamatkan dari banjir ke lokasi yang lebih aman. Bahkan, sejumlah warga juga terpaksa mengungsi ke rumah keluarga lantaran air masuk ke dalam rumah.

Selain pemukiman warga, banjir juga merendam jalan Trans Sulawesi sejauh 300 meter, dengan ketinggian air mencapai 20 centimeter yang mengakibatkan arus lalu lintas tersendat.

Warga sekitar berjaga di pinggir jalan agar pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut tidak keluar dari jalur. Tak sedikit juga pengendara sepeda motor harus mendorong motornya akibat mogok di tengah banjir.

Camat Polewali, Syarifuddin Wahab, mengatakan, hujan deras yang mengguyur kabupaten Polewali Mandar selama beberapa jam mengakibatkan air sungai meluap sehingga merendam sejumlah rumah warga yang berada di sekitar sungai.

“Saya memang curigai waktu lihat grup bencana bahwa sungai Kunyi meluap pasti sasarannya ke kami kelurahan darma dan madatte, itulah yang terjadi. Inilah yang terjadi di lingkungan Belawa, pasti lingkungan Belawa yang kena bukan daerah lain.” kata Syarifuddin saat di temui Beritasatu.com di lokasi banjir, Senin (15/5/2023).

Menurut Syarifuddin, pihaknya telah melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang terdampak banjir, ketinggian air diwilayahnya mencapai satu meter.

“Informasi yang saya dapat air sudah setinggi pinggang orang dewasa, tapi Alhamdulillah tidak separah tahun kemarin. Pak lurah juga sudah turun ke lokasi, mulai dari kodim 721 sampai ke perbatasan matakali, airnya sangat deras, tapi tidak separah tahun lalu,” ujarnya.

Pihaknya telah turun melakukan pendataan untuk memastikan berapa rumah yang terkena dampak banjir, namun diperkirakan ada sekitar ratusan rumah warga yang terendam banjir malam ini.

“Kalau rumah yang terendam kami masih belum tahu, nanti kita data, tapi diperkirakan sekitar ratusan rumah yang terendam di lingkungan Belawa. Setiap luapan sungai banjir pasti imbasnya kesini,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *