Indonesia membuka peluang untuk menambah atlet ke Olimpiade Tokyo dari cabang angkat besi

oleh -289 views

Indonesia membuka peluang untuk menambah atlet ke Olimpiade Tokyo dari cabang angkat besi. Lifter Indonesia kembali membuka harapan itu untuk tampil di pesta olahraga terbesar di dunia pada Juli mendatang, setelah atlet putra Rahmat Erwin Abdullah yang tampil di kelas 73 kg meraih medali perunggu di nomor clean and jerkpada Kejuaraan Angkat Besi Senior Asia di Tashkent, Uzbekistan.

Lifter berusia 21 tahun itu, meraih perunggu setelah berhasil mengangkat beban seberat 187 kg di nomor clean and jerk dan mampu bersaing ketat dengan lifter Tiongkok, Shi Ziyong yang meraih emas di nomor itu dengan angkatan seberat 194 kg dan hanya terpaut 2 kilogram dari lifter Turkmenistan, Meredov Maksad yang meraih perak dengan angkatan 189 kg.

Bupati Pesawaran

Sedangkan untuk hasil total angkatan yang diraih Rahmat Erwin Abdullah berada di posisi ke-empat dengan angkatan seberat 335 kg. Sedangkan pada angkatan Snatch ia berada di posisi kelima dengan angkatan seberat 148 kg.

Kabid Binpres PB PABSI Hadi Wihardja mengatakan, total angkatan yang diraih lifter yang juga putra dari mantan lifter nasional Erwin Abdullah itu menunjukkan grafik peningkatan sebanyak 6 kilogram.

“Dalam hasil tes progres sebelum berangkat, ia mencatat total angkatan seberat 329 kilogram. Hasil ini cukup menggembirakan,” kata Hadi dalam keterangan resminya pada Kamis (22/4/2021).

Ia juga mengatakan, dengan hasil ini Rahmat yang berlaga pada Selasa (20/4/2021) malam waktu setempat berpeluang untuk menempati urutan 8 besar dunia dan lolos ke Olimpiade Tokyo.

“Ia berhasil menambah poin sebanyak 4332. Sementara saingannya peraih perak dari Turkmenistan baru meraih 4118 poin. Kemungkinan untuk lolos terbuka lebar dengan catatan kita juga harus memonitoring prestasi lifter dari kawasan lainnya seperti Amerika Latin dan Oceania, terutama lifter Kolombia yang juga menjadi saingan kuat,” ungkap Hadi Wihardja.

728×90 Leaderbord