Inter Milan harus mengerahkan seluruh kekuatan dan bermain habis-habisan saat menjamu AS Roma

0 108

HEBOH Galian Tanah Ds Jati Waringin Di Tutup Paksa SatPol PP dan Muspika Kec Mauk.

Inter Milan harus mengerahkan seluruh kekuatan dan bermain habis-habisan saat menjamu AS Roma dalam lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Jumat (6/12/2019) atau Sabtu dini hari WIB mulai 02.45 WIB.

Inter wajib meraih kemenangan dalam laga pekan ke-15 ini, demi mempertahankan status sebagai pemimpin klasemen. Pekan lalu, mereka baru saja menggeser Juventus dari puncak klasemen setelah menang 2-1 atas SPAL, sementara di tempat lain La Vecchia Signora, julukan Juve hanya bermain imbang 2-2 saat menjamu Sassuolo.

Hanya kemenangan yang mampu menjamin status mereka sebagai pemimpin klasemen. Jika seri atau kalah, Juve siap kembali menyalip dengan meraih kemenangan di kandang Lazio.

Menundukkan Roma tentunya bukanlah perkara mudah. Inter harus mengerahkan kekuatan untuk bisa mengalahkan tim asuhan Paulo Fonseca.

Roma bukan tim yang bisa dianggap remeh. Saat ini saja tim Ibu Kota Italia itu bertengger di posisi kelima. Dengan kekuatan yang dimiliki, Roma bisa menjadi penghancur harapan Inter untuk bisa mempertahankan kedudukan sebagai pemimpin klasemen.

Di kubu Inter, Danilo D’Ambrosio bermain sejak awal di lini pertahanan pada hari Minggu lalu. Dia kemungkinan akan kembali menempati posisinya sebagi starter meski jika mendapat kartu kuning saat melawan Roma akan membuatnya harus absen dalam sekali pertandingan.

Cederanya Roberto Gagliardini saat melawan SPAL membuat Antonio Conte harus memainkan tiga pemain sebagai motor lini tengah yakni Matias Vecino, Borja Valero, dan Marcelo Brozovic.

Cristiano Biraghi juga diperkirakan bakal turun sejak awal untuk menggantikan Antonio Candreva.

Inter akan sangat berharap kepada kelihaian dua pemain depannya Lautaro Martinez serta Romelu Lukaku untuk bisa menjebol gawang Roma.

Pelatih Inter Antonio Conte mengakui tim sedikit mengalami krisis karena masalah cedera. Namun dia yakin pasukannya bisa mengatasi hal itu dan bisa tetap bertengger di posisi teratas saat libur Natal.

“Kami akan mencoba agar pada saat Natal kami bisa menempati posisi terbaik,” ungkap conte.

“Setelah jeda kami akan mencoba memulihkan para pemain yang harus absen akibat cedera. Kami mencoba untuk tetap fokus dan melangkah baju dari tiap laga ke laga lainnya. Kami bahkan mencoba untuk tutup mulut,” ungkap mantan pelatih Chelsea ini.

“Ini bukan situasi yang baru bagi kami. Dan kami bisa mengatasinya dengan cara yang tepat. Saat berada dalam kesulitan pemain telah mengambil tanggung jawab dengan baik,” papar Conte.

“Masih ada empat laga sebelum Natal. Kami akan melakukannya dengan baik karena kami tahu kekuatan juga kelemahan kami, Tak ada waktu untuk menangis dan sembunyi. Kami harus melakukan yang terbaik,” ungkap pelatih yang juga pernah menangani Juventus ini.

Di kubu Roma, Nicolo Zaniolo telah selesai menjalani hukuman tak boleh tampil dan akan menjani kembali perannya sebagai gelandang serang.

Henrikh Mkhitaryan mencetak gol meski cuma turun sebagai pemain pengganti, Minggu lalu. Dia kemungkinan bakal mendapat kepercayaan turun sejak awal dalam laga di yang memiliki nama lain San Siro ini untuk menggantikan peran Javier Pastore dan Justin Kluivert, yang sama-sama cedera.

Leonardo Spinazzola juga berpeluang besar menggantikan peran Davide Santon sebagi bek kanan. Santon turun bermain ketika melawan Verona akhir pekan lalu.

Edin Dzeko absen dalam beberapa sesi latihan pekan ini akibat demam. Meski tidak fit betul, penyerang asal Bosnia-Herzegovina ini diperkirakan bakal tetap tampil sejak awal di lini depan sebagai ujung tombak tunggal.

Dzeko kemungkinan besar akan didukung trio Nicolo Zaniolo, Lorenzo Pellegrini, dan Henrikh Mkhitaryan untuk bisa menjebol gawanag Samir Handanovic.

Semangat Roma untuk bisa meraih hasil positif di San Siro juga tengah berkobar. Ini karena Gialorossi mampu memetik kemenangan beruntun dalam tiga laga terakhir mereka yakni menundukkan Brescia 3-1, mempermalukan tuan rumah Istanbul Basaksehir 3-0 di ajang Liga Europa, serta menang 3-1 atas tuan rumah Hellas Verona di kancah Serie A.

Pelatih Inter, Conte, mengakui Roma saat ini di bawah polesan Paulo Fonseca sangat berbahaya. “Memang benar menunjukkan penampilan yang hebat saat ini,” ungkap Conte.

“Kemenangan 3-1 yang mereka raih di Verona menunjukkan bagaimana kematangan, kekuatan, dan pengetahuan mereka. Hal inilah yang harus benar-benar kami waspadai,” tuturnya.

“Sepanjang musim panas, para pemain Roma telah menunjukkan respons mereka yang hebat, seperti juga pelatihnya. Saya beri selamat kepada mereka,” ujar Conte lagi.

“Ini pertandingan dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Kami harus memikirkan jalur kami sendiri. Kami harus lebih berbahaya dalam penyelesaian akhir,” papar mantan pelatih Siena ini.

Laga ini mempertemukan tim yang berada di urutan pertama dan kelima klasemen di Serie A. Laga ini dijamin seru karena merupakan salah satu partai klasik di Serie A dalam beberapa tahun terakhir.

Baik Inter dan Roma sama-sama memenangkan lima dari enam laga terakhir mereka. Keduanya juga merupakan tim yang memiliki catatan pertahanan terhebat.

Sepanjang musim ini, tak ada tim lain yang jumlah kebobolannya lebih sedikit saat menjadi tuan rumah dibanding catatan Inter di Serie A. Sementara Roma tercatat sebagai tim yang jumlah kebobolannya paling sedikit kedua setelah Cagliari ketika melawat ke markas tim lain.

Sangat besar kemungkinan laga ini akan berakhir imbang mengingat kekuatan kedua tim di lini depan dan belakang. Jika itu terjadi maka Juventus siap menyalip dengan kemenangan laga di kandang Lazio.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ