Ironisnya, dari tiga pelaku yang diamankan pihak Polres Metro Jakarta Selatan ada nama Axel Djody Gondokusumo

0 46

Kasus aksi Koboi Lamborghini yang sempat menodongkan senjata kepada tiga pelajar di kawasan Kemang hingga kini terus diusut oleh pihak Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan. Setelah sebelumnya mengamankan sang pengemudi mobil Lamborghini yang menodongkan senjata api bernama Abdul Malik, pihak Polri juga mengembangkan kasus tersebut dengan mengamankan tiga pelaku yang diduga menjual senjata api tersebut dengan menangkap tiga orang pelaku.

Ironisnya, dari tiga pelaku yang diamankan pihak Polres Metro Jakarta Selatan ada nama Axel Djody Gondokusumo atau yang akrab disapa Axl putra aktris senior Ayu Azhari. Hal tersebut dibenarkan Kombes Pol Bastoni selaku Kapolres Jakarta Selatan dalam keterangan pers yang disampaikan di kantornya, Rabu (8/1/2020).

“Berdasarkan penyelusuran tim kami, akhirnya kami mengamankan tiga pelaku yang menjual senjata api kepada tersangka Abdul Malik yang merupakan pelaku aksi Koboi Lamborghini yang dilakukannya di Kemang. Dari ketiga pelaku itu diketahui ada inisial ADG yang merupakan putra dari aktris senior Ayu Azhari,” ungkap Kombes Pol Bastoni.

Dijelaskan pula oleh Bastoni, Ayu Azhari sendiri sudah mengetahui bahwa putranya ditangkap oleh pihak Kepolisian terkait kasus penjualan senjata api yang digunakan sang Koboi Lamborghini itu.

“Orangtuanya (Ayu Azhari) sudah tahu dan kami juga sudah melakukan penggeledahan di kediaman tersangka untuk mencari barang bukti lainnya namun tidak ada. Dan dari hasil pemeriksaan tersangka AM, senjata M16 dan AR 15 yang dimilikinya diperoleh dari ADG dan MSA yang diketahui merupakan rekan ketiga pelaku. Dan saat ini polisi masih mendalami peran ketiga pelaku ini terkait kasus yang menyeret AM dan dari mana ketiga memperoleh senjata-senjata yang dijual kepada AM itu,” tegas Bastoni.

Ditambahkan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Andi Sinjaya Ghalib ketiga pelaku yang kini tengah diperiksa terkait kasus AM ini dijerat Pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal.

“Mereka bisa kita jerat Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat RI tentang kemilikan senjata api ilegal dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun. Dan saat ini pihak Kepolisian masih memeriksa ketiganya,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak Polri berhasil mengamankan pria berinisial AM terkait laporan salah seorang pelajar SMA yang menjadi korban aksi koboi jalanan yang dilakukannya di kawasan Menteng pada 21 Desember 2019 lalu. Dan setelah dilakukan penyelidikan, AM Akhirnya ditangkap pada 23 Desember 2019.

Dari pengeledahan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa senjata api kaliber 32 bareta berserta magasinnya, senjata laras panjang jenis AR 15 dan M16 yang dimodifikasi menjadi M4 dan shotgun serta satu pucuk pistol Glock yang dilengkapi peredam suara, serta sebuah granat aktif. Tak hanya itu, AM juga terindikasi sebagai pengguna narkoba aktif lantaran berdasarkan hasil pemeriksaan dia positif menggunakan narkoba jenis ganja.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ