Jajaran Polres Tangerang Selatan bersama Satpol PP menggrebek kos – kosan, ++Dan Ungkap pembunuhan seorang suami

oleh -241 views

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Dr. Iman Imanudin., S.H., S.I.K.,M.H didampingi oleh Wakapolres Tangerang Selatan KOMPOL ST. Luckyto Andry W., SH., S.I.K serta Kasat Reskrim AKP Angga Surya Saputra, SIK.,M.SI., M.S.S., Kanit Resmob Sat Reskrim  IPDA Mahendra Tri Octavianus., S.Tr.K dan Kepala Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang Selatan Sapta Mulyana .

Rilis diawali kasus Pembunuhan seorang Ibu Rumahtangga yang nekad membakar suaminya saat itu korban yang sedang tertidur disiramkan Bensin yang telah dipersiapkan sebelumnya, Ibu yang sudah dikaruniai 2 orang anak ini dengan leluasa nya mempersiapkan niatnya untuk membakar suaminya.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Dr. Iman Imanudin., S.H., S.I.K., M.H menyampaikan bahwa Berdasarkan Hasil olah TKP dilokasi para tetangga mengatakan bahwa Antara Korban ( Suaminya ) sering melakukan pertengkaran kepada si Tersangka bahkan menurut Pengakuan si TSK bahwa dirinya sering mengalami KDRT .sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat 2 UU RI No 23 tahun 2004 tentang KDRT dan atau Pasal 187 KUHP ayat 2 tentang pembakaran dan atau Pasal 351 ayat 2 KUHP Pidana tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.

Adapun Lokasi kejadian berada diJl.Sukamulya 1 RT.01 / 08 no. 18 Kel. Serua Indah Kec. Ciputat Tangsel.

Lanjut AKBP Dr Iman Imanuddin, Adapun kronologis kejadian,Pada hari Rabu tanggal 03 Februari 2021 sekitar jam 20.00 wib terjadi perdebatan antara korban .Akibat keributan tersebut,korban pergi keluar rumah dan bertemu dengan rekannya di salah satu satu rumah warga, Pada hari Kamis tanggal 04 Februari sekitar jam 00.30 wib , korban kembali ke rumah dan menuju ke kamar di lantai 2 untuk beristirahat. Sekitar jam 02.30 wib, terdengar teriakan minta tolong dengan diikuti kalimat “saya terbakar” yang diucapkan oleh korban yang menyebabkan para tetangga terbangun dan menghampiri korban yang sudah dalam keadaan penuh luka bakar. melihat kejadian tersebut, warga membawa korban ke RS Fatmawati untuk dilakukan perawatan dan tindakan medis.
•Pembakaran terhadap korban dan barang barang di sekitar korban dilakukan dengan menggunakan bahan bakar bensin yang dibeli oleh pelaku disebuah warung dengan harga Rp. 10.000,00 (sepuluh ribu rupiah), yang kemudian disiramkan pada saat korban tertidur.

Setelah melakukan perbuatan tersebut, pelaku pergi ke rumah dengan berjalan kaki menuju salah satu pool bus yang berada di Pondok Pinang, Jakarta Selatan untuk membeli tiket ke Semarang, Jawa tengah.

Pelaku ditangkap di rumah orang tuanya di Ds. Rowokosom Kec. Banyubiru Semarang, Jawa Tengah, pada hari Jum’at tanggal 5 Februari 2021 sekitar jam 19.00 wib (1 hari setelah peristiwa terjadi).Motif pelaku membakar Korban yaitu karena kesal dan ingin balas dendam atas perbuatan korban yang sering menganiaya pelaku,”jelas Kapolres Tangsel.

728×90 Leaderbord

Lebih lanjut Kapolres Tangsel menjelaskan, TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Jl. Sukamulya 1 RT. 01/ 08 No.18 Kel.Serua Indah Kec. Ciputat Tangsel, dengan modus operandi Pelaku membakar Korban dan barang yang berada di sekitarnya dengan cara menyiramkan bensin yang telah dipersiapkan sebelumnya dan menyulutnya dengan menggunakan kertas yang dibakar, tersangka merupakan istri korban.

Di tempat kejadian perkara ditemukan barang bukti yaitu 1 (Satu) kantong plastik putih berisikan bekas botol Air mineral besar yang di duga berisi bahan bakar yang ditemukan di bawah jendela lantai 2 rumah korban,”ujarnya

Diwaktu Bersamaan Polres Tangerang Selatan melaksanakan Konfrensi Pers pengungkapan kasus tindak pidana Perdagangan orang (TPP0) dan kejahatan terhadap kesusilaan ,di pimpin langsung oleh Kapolres Tangerang Selatan AKBP Dr Iman Imanuddin ,SH ,S.IK ,MH di dampingi Wakapolres Kompol ST Luckyto Andry W ,SH ,Sik , Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Angga Surya Saputra ,SIK ,MSI MSS , dan Kanit Reskrim IPTU Agung Susetio Aji ,SH ,MH.Sabtu ( 06/02 ) .

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Dr Iman Imanuddin ,SH ,S.IK,.MH menyampaikan kepada rekan media bahwa satreskrim Polres Tangsel telah berhasil mengamankan 26 orang dan di duga 3 pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap kesusilaan sebagaimana di maksud dalam pasal 2 UU RI No 21 Tahun 2007 tentang ( TPPO) dan atau pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP di sebuah penginapan di jalan Boulevard Residen BSD Kota Tangerang Selatan.

Lanjut beliau mengungkapkan “Dari lokasi Tempat Kejadian Perkara tepatnya penginapan di Jalan Boulevard Residence BSD Kota Tangerang Selatan, tersangka menawarkan jasa Prostitusi Online dan menawarkan dengan harga tarif 300 – 700 ribu rupiah, barang bukti yang sudah di amankan oleh Kanit Reskrim Polres Tangerang Selatan berupa 2 ( dua ) kotak alat kontrasepsi, 1 ( satu ) Kotak tisu basah dan uang sebesar 500 ribu rupiah , serta buku tamu dan 7 (Tujuh) unit HP yang di gunakan untuk melakukan transaksi Prositusi online,”ujarnya.

Dalam kesempatan terakhir  Kapolres Tangsel, dari hasil perdagangan orang (TPPO) dan atau Kejahatan terhadap kesusilaan sebagaimana di maksud dalam pasal 2 UU RI no 21 Tahun 2007 tentang TPPO , dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun dan atau pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 1 tahun empat bulan dan atau pasal 506 KUHP dengan ancaman hukum penjara paling lama 1 (satu) tahun 4 (empat) bulan,”pungkasnya.