Jasa Raharja mencatatkan keuntungan bersih sebesar Rp 1,51 triliun selama tahun buku 2022

 Jasa Raharja mencatatkan keuntungan bersih sebesar Rp 1,51 triliun selama tahun buku 2022

Ekonomi261 Dilihat

Jasa Raharja mencatatkan keuntungan bersih sebesar Rp 1,51 triliun selama tahun buku 2022. Kontribusi utama dalam pencapaian ini diperoleh dari pengelolaan investasi dan optimalisasi aset perusahaan.

Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A Purwantono, mengungkapkan bahwa investasi perusahaan mengalami peningkatan sebesar 10,60%, dari Rp 13,8 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp 15,3 triliun pada tahun 2022. Di sisi pendapatan, Jasa Raharja berhasil mencatat kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 6,94%, yaitu dari Rp 5,9 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp 6,4 triliun pada tahun 2022.

“Penambahan ini menunjukkan komitmen Jasa Raharja untuk terus mengembangkan portofolio investasi dan meningkatkan pendapatan guna mencapai hasil yang menguntungkan bagi perusahaan,” ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, pada hari Jumat (14/7/2023), seperti dikutip Investor Daily.

Dalam hal aset, Jasa Raharja juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Aset perusahaan meningkat dari Rp 15 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp 16,5 triliun pada tahun 2022 atau naik 10,22%. Tingkat persentase risk based capital (RBC) juga meningkat menjadi 709,42% pada tahun 2022, dibandingkan dengan 669,80% pada tahun 2021.

“Hal ini juga menunjukkan tingginya kepercayaan dari semua pemangku kepentingan terhadap Jasa Raharja sebagai perusahaan yang berkelanjutan secara finansial,” ucapnya.

Rivan menyatakan bahwa dalam menghadapi tantangan yang semakin berkembang di sektor asuransi, Jasa Raharja tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami terus berkomitmen untuk mengelola keuangan dengan bijaksana dan menerapkan strategi investasi yang cerdas, guna menjaga keberadaan perusahaan dalam industri ini,” tambahnya.

Pencapaian positif ini, kata Rivan, adalah hasil dari kerja keras seluruh staf Jasa Raharja dan kolaborasi yang solid dengan mitra kerja utama, terutama Polri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, pemda, dan rumah sakit. Kolaborasi tersebut meliputi pelayanan yang ditingkatkan, peningkatan pendapatan, dan pengelolaan investasi.

“Kami akan terus berusaha meningkatkan kinerja perusahaan ke depan dan memberikan layanan terbaik kepada semua pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *