Jemaah haji Indonesia kelompok terbang (kloter) pertama menghadapi cuaca panas di Madinah, Arab Saudi

INTERNATIONAL367 Dilihat

Jemaah haji Indonesia kelompok terbang (kloter) pertama menghadapi cuaca panas di Madinah, Arab Saudi.

Berdasarkan pantauan cuaca pada Senin (5/6/2023), suhu di Madinah mencapai 40 derajat celcius. Meski demikian, dalam beberapa hari terakhir sempat turun hujan. Bahkan suhu di malam hari terasa lebih dingin. Perubahan cuaca ekstrem ini patut diwaspadai jemaah haji.

Cuaca di Madinah Panas Diselingi Hujan, Jemaah Haji Perlu Waspadai Ini
Pada periode Haji 2023, hujan dalam beberapa hari terakhir mengguyur Madinah

Sementara pada puncak haji 28 Juni 2023 mendatang, suhu bisa mencapai 50 derajat celcius. Sebagai perbandingan, rata-rata suhu terpanas di Tanah Air sekitar 32 derajat celcius.

“Jemaah haji khususnya lansia harus memerhatikan minum, karena saat ini suhu di Arab Saudi cukup panas,” kata Kasie Penghubung Kesehatan Daker Madinah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Madinah, Deswita, Senin (5/6/2023).

Suhu panas tidak hanya akan membuat kulit gosong, tetapi juga menyebabkan dehidrasi. Ada sejumlah tips untuk jemaah haji ketika beraktivitas di Madinah.

Selain memakai sunblock, jemaah disarankan membawa botol minum yang bisa diisi air zam zam dari Masjid Nabawi. Minum minimal seteguk tiap 15 menit, walaupun tidak terasa haus. Jemaah juga bisa membawa semprotan air untuk sesekali disemprotkan ke wajah.

“Terutama untuk lansia, mulai dari berangkat sebaiknya jangan banyak aktivitas, istirahat cukup, utamakan ibadah wajib, istirahat dulu sebelum melaksanakan umrah wajib, ” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *