Jemaah haji tersasar di Mina saat pelaksanaan puncak haji diprediksi meningkat. Mayoritas atau 80℅ jemaah bisa tersesat atau lupa jalan ke tenda

INTERNATIONAL218 Dilihat

Jemaah haji tersasar di Mina saat pelaksanaan puncak haji diprediksi meningkat. Mayoritas atau 80℅ jemaah bisa tersesat atau lupa jalan ke tenda. Untuk itu, petugas haji disarankan untuk menguasai peta tenda-tenda jemaah.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daker Madinah Adi Wicaksono menjelang keberangkatan 462 Petugas Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) Arab Saudi daerah kerja Madinah, Minggu (18/6/2023)

Adi mengingatkan kembali tentang tanggung jawab para petugas Daker Madinah pada saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Daker Madinah sebagai leading sector di Mina. Pada hari H sesaat setelah Arafah, melontar jumrah aqobah, di situ 80% jemaah tersasar atau tidak bisa pulang ke tendanya. Tugas kita semua di sini yang mengarahkan ke tendanya,” ucapnya.

Adi meminta para petugas Daker Madinah mempelajari kembali peta tenda-tenda jemaah haji Indonesia Mina. Dengan begitu, ketika menangani jemaah tersasar, petugas dapat dengan sigap mengantarkan ke tenda tempat mereka bermalam.

Sebelum pelaksanaan puncak haji, kata Adi, petugas Daker Madinah diperbantukan untuk melayani jemaah di Makkah.

“Saya ingatkan kembali, ke Makkah tugas kita adalah sama, membina, melayani, melindungi, bukan rekreasi, bukan melihat rekan-rekan Makkah melaksanakan tugas. Kita tetap melaksanakan tugas di Makkah,” ucapnya.

Oleh sebab itu, para petugas Daker Madinah juga harus menguasai peta situasi di Masjidil Haram maupun perhotelan jemaah haji di Makkah.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag Nizar juga menekankan Mina sebagai titik krusial dalam penanganan jemaah. Para jemaah rawan tersasar maupun kelelahan saat melaksanakan prosesi lempar jumrah. “Di masjid saja ada yang tersasar, apalagi nanti saat jamarat pasti banyak. Maka titik-titik sentral di Mina menjadi krusial untuk dijaga,” katanya.

Pemberangkatan petugas Daker Madinah dibagi dalam tiga gelombang. Gelombang pertama, sebanyak 337 petugas bertolak dari Kantor Daker Madinah.

Kemudian, gelombang kedua sebanyak 14 petugas bergeser ke Makkah pada Jumat, 23 Juni 2023. Terakhir, pada Sabtu, 24 Juni 2023 sebanyak 111 petugas. Total ada 462 petugas Daker Madinah yang dikerahkan ke Makkah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *