Jodi Mahardi meminta rakyat Indonesia diminta berhenti menyebar berita hoax terkait penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat

oleh -251 views

Juru Bicara (Jubir) Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi meminta rakyat Indonesia diminta berhenti menyebar berita hoax terkait penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang telah diberlakukan pemerintah sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang.

“Ingat berita salah dapat menyesatkan para pasien dan keluarga yang menderita saat ini. Bahkan bisa mencelakakan orang yang masih sehat,” kata Jodi Mahardi saat memberikan keterangan pers yang disiarkan dari akun YouTubeSekretariat Presiden, Minggu (4/7/2021).

Jodi menegaskan jangan sampai berita hoax tersebut malah mencelakakan nyawa orang lain. Karena itu, ia meminta masyarakat mengecek terlebih dahulu kebenaran berita yang diterimanya. Lebih baik, lanjut Jodi, masyarakat menyebarkan berita resmi dari pemerintah saja.

“Jangan sampai nyawa orang lain celaka karena hoax yang Anda sebar. Cek kebenaran berita. Apabila terbukti salah dan tidak valid, berhenti di tangan anda. Hapus. Ganti sebar berita resmi dari pemerintah,” ujar Jodi Mahardi.

Untuk memberikan masyarakat berita-berita yang dijamin kebenaran dan kevalidan informasi dan datanya, Jodi menerangkan masyarakat, khususnya di Jawa dan Bali dapat mengakses informasi resmi dan valid di situs-situs pemerintah. Seperti covid19.go.id. atau bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dapat mengakses informasi yang diperlukan dari telepon pintarnya, yakni s.id/infovaksin.

Tidak hanya itu, untuk menjaga keakuratan informasi dan data mengenai pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali, pemerintah juga akan melakukan siaran pers khusus setiap hari mulai dari tanggal 2 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang, pada pukul 17.00 WIB.

Siaran pers ini akan ditayangkan oleh TVRI bersama TV swasta lainnya, juga RRI bersama radio swasta lainnya. Termasuk dari akun media sosial BNPB dan Sekretariat Presiden.

“Kabar terkini yang resmi dari pemerintah adalah siaran pers secara langsung, yang disiarkan oleh TVRI dan berbagai tv swasta lainnya, juga RRI dan stasiun radio lainnya, tanpa terkecuali,” terang Jodi.

Dengan adanya keterangan pers setiap hari terkait pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali, Jodi mengharapkan masyarakat tidak asal percaya terhadap semua informasi di media sosial.

“Jangan asal percaya semua informasi di media sosial mengenai penerapan PPKM Darurat. Pastikan periksa ulang semua berita dan informasi yang kita dapat. Bagi mereka yang dengan sengaja menyebarluaskan hoax, berita tidak benar, akan diambil tindakan yang tegas, sama seperti para pelanggar PPKM Darurat lainnya,” tegas Jodi.

No More Posts Available.

No more pages to load.