Joe Biden, mengecam politisasi pemilihan hakim mahkamah agung (MA)

oleh -172 views

Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Demokrat, Joe Biden, mengecam politisasi pemilihan hakim mahkamah agung (MA). Kecaman ditujukan pada rencana Presiden AS sekaligus kandidat petahana dari Republik, Donald Trump, saat waktu pemilihan presiden AS hanya kurang dari dua bulan lagi.

Biden mengatakan langkah Trump sebagai penyalahgunaan kekuasaan dan beberapa anggota di partai presiden sendiri juga telah menolaknya.

Pada Minggu (20/9), saat berbicara di kota Philadelphia, Pennsylvania, Biden menuding Trump menerapkan “kekuasaan politik mentah” dengan berusaha menerobos lewat pilihannya di tengah pertarungan sengit kampanye politik.

“Saya yakin pemilih akan memperjelasnya, mereka tidak akan mendukung penyalahgunaan kekuasaan, penyalahgunaan wewenang, pelanggaran konstitusional ini,” kata Biden, yang mendesak Senat agar tidak bertindak sampai setelah pemilu 3 November.

Prospek untuk mempercepat voting konfirmasi Senat telah memicu pertentangan kuat dari Demokrat. Dua senator Republik juga telah mendaftarkan penolakan mereka atas voting terburu-buru untuk menggantikan hakim liberal populer, Bader Ginsburg, yang meninggal dalam usia 87 tahun, Jumat (18/9).

Ginsburg dikenal sebagai feminis terkemuka yang dekat dengan kaum liberal AS. Dia adalah hakim tertua dan perempuan kedua yang duduk di MA dan telah menjabat selama 27 tahun.

728×90 Leaderbord