Juara dunia One Women’s Strawweight “The Panda” Xiong Jing Nan memandu tantangan fisik yang dihadirkan

oleh -299 views

Juara dunia One Women’s Strawweight “The Panda” Xiong Jing Nan memandu tantangan fisik yang dihadirkan untuk sembilan kandidat tersisa di The Apprentice: One Championship Edition. Xiong Jing Nan danjuara gulat India Ritu “The Indian Tigress” Phogat menyaksikan aksi seni bela diri dari para peserta di markas Evolve MMA di Far East Square.

Para kandidat memasuki cage (arena laga MMA) pertama kalinya untuk bertanding dalam seri best-of-five series pertandingan full-contact grappling.

Bupati Pesawaran

Irina menyumbangkan satu poin untuk Tim Valor, menjatuhkan Jessica dengan lemparan judo dan kemudian menguncinya dari belakang. Nazee mengalahkan Paulina dalam ronde yang ketat, dan mencetak satu poin untuk Tim Conquest.

Monica memamerkan kegigihannya, bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan Kexin, yang membuat Tim Valor unggul 2-1.
Louie, mantan Juara MMA, membuat keputusan mengejutkan untuk duduk dan memungkinkan Eugene bersaing dengan Niraj yang jauh lebih besar. Namun, Eugene menggunakan sepasang upaya armbar yang mengesankan untuk menang setelah lima menit beraksi, memastikan kemenangan untuk Team Valor dalam tantangan fisik pekan ini.

Selain tantangan fisik, juga dihadirkan tantangan bisnis. Setiap tim harus mengembangkan kampanye PR dan podcast yang akan meningkatkan kesadaran untuk upaya konservasi Wildlife Reserves Singapore (WRS), yang menampilkan Trenggiling Sunda yang terancam punah.

Setelah itu ada pada kandidat kembali ke ruang rapat. Chairman dan CEO One Championship Chatri Sityodtong memuji semangat juang para kandidat di cage. Pada saat yang sama, dia juga mempertanyakan keputusan Louie untuk mempertaruhkan peluang timnya dengan membiarkan Eugene menghadapi Niraj ketika dia bisa dengan mudah melakukannya sendiri.

Setelah tim saling berhadapan dalam diskusi panas mengenai tantangan bisnis, Niraj menyelamatkan hari untuk Tim Conquest dengan menunjukkan bahwa Tim Valor telah menggunakan “Lin the Pangolin” sebagai maskot mereka, yang melanggar IP berhak cipta milik perusahaan lain.

728×90 Leaderbord

Chatri menyebutnya sebagai kesalahan yang fatal dan kemudian menyatakan Tim Conquest keluar sebagai pemenangnya.
Rekan setim Eugene di Tim Valor dengan suara bulat setuju bahwa dia telah berkontribusi paling sedikit untuk tantangan tersebut. Setelah mempertanyakan kemampuan kepemimpinan dan penilaian keseluruhan Eugene, Chatri menyingkirkan kandidat berusia 24 tahun itu dari kompetisi.