Kabar mengenai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan menjadi direktur utama PT Pertamina menggantikan Nicke Wydiawati belakangan ini banyak dibicarakan

Kabar mengenai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan menjadi direktur utama PT Pertamina menggantikan Nicke Wydiawati belakangan ini banyak dibicarakan

Ekonomi313 Dilihat

Kabar mengenai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan menjadi direktur utama PT Pertamina menggantikan Nicke Wydiawati belakangan ini banyak dibicarakan.

Menanggapi kabar tersebut, Menteri BUMN Erick Thoir menegaskan, Ahok adalah figur yang tepat untuk berada di posisinya saat ini sebagai Komisaris Utama PT Pertamina. Erick juga meminta masyarakat untuk tidak bergunjing mengenai sesuatu yang belum pasti kebenarannya.

Jawaban tersebut sekaligus membantah kabar bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan menggantikan posisi Nicke di Pertamina.

“Bu Nicke kan memang sudah diangkat, prosesnya masih jalan. Ahok itu figur yang sangat bagus untuk menjaga Pertamina, makanya kita percaya sebaga komut (komisaris utama, Red),” kata Erick seusai mengikuti acara penutupan BUMN Fest, Selasa (1/8/2023).

Untuk itu, Erick meminta agar tidak ada lagi pergunjingan soal berita yang belum dapat dipastikan kebenarannya tersebut. Erick pun mendorong agar masyarakat bisa selektif dalam mempercayai informasi yang beredar.

“Media bilang ini itu, saya enggak tahu itu informasi dari mana. Makanya jangan suka bergunjing, percaya sama menterinya,” kata Erick.

Pada kesempatan sebelumnya, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo juga ikut menanggapi isu Ahok bakal menjadi direktur utama PT Pertamina. Kartika menyatakan, reviu terhadap kinerja pimpinan BUMN merupakan hal yang biasa. Dengan masih berlangsungnya proses reviu, Kementerian BUMN belum bisa memastikan Ahok akan menjadi dirut Pertamina.

“Kita kan secara rutin mereviu kinerja para CEO. Ini proses yang biasa saja. Karena ada pergantian portofolio, kita reviu di tahun terakhir ada perubahan apa, tetapi belum ada keputusan,” ucap Kartika Wirjoatmodjo di sela-sela acara Hong Kong-RI di Jakarta, Rabu (26/7/2023).

“Pergantian direksi selalu ada kemungkinan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *