Kaspersky sebagai salah perusahaan keamanan siber global, menemukan modus pelaku kejahatan siber melalui email spam dan phising terkait vaksin Covid-19

oleh -479 views

Kaspersky sebagai salah perusahaan keamanan siber global, menemukan modus pelaku kejahatan siber melalui email spam dan phising terkait vaksin Covid-19. Penjahat siber terus mengeksploitasi pengguna demi meraup data pribadi pengguna serta kartu kredit.

“Kami masih melihat kelanjutan dari tren 2020. Para pelaku kejahatan siber masih secara aktif memanfaatkan tema Covid-19 untuk memikat calon korban. Saat program vaksinasi virus corona telah diluncurkan, pelaku spam telah mengadopsi proses tersebut sebagai umpan,” kata pakar keamanan Kaspersky, Tatyana Shcherbakova, melalui siaran pers, Rabu (5/5/2021).

Kaspersky melaporkan, beberapa pengguna di Inggris Raya menerima email yang tampaknya berasal dari Layanan Kesehatan Nasional negara tersebut. Penerima diundang untuk divaksinasi, setelah terlebih dahulu mengkonfirmasi kemauan mereka untuk divaksinasi dengan mengikuti tautan.

“Untuk membuat janji vaksinasi, pengguna harus mengisi formulir dengan data pribadinya, termasuk detail kartu bank. Akibatnya, mereka menyerahkan data pribadi dan finansial mereka kepada para penipu online. Cara lain untuk mendapatkan akses ke data pribadi pengguna adalah melalui survei vaksinasi palsu,” ujar Tatyana.

Tatyana menjelaskan, para penipu online mengirim email atas nama perusahaan farmasi besar yang memproduksi vaksin Covid-19, mengundang penerima untuk mengikuti survei singkat. Semua peserta akan dijanjikan hadiah atas partisipasi mereka dalam survei.

“Setelah menjawab pertanyaan tersebut, korban dialihkan ke halaman dengan kedok hadiah. Untuk menerima hadiah, para pengguna diminta untuk mengisi kelengkapan formulir dengan informasi pribadi. Dalam beberapa kasus, para penipu online ini akan meminta pembayaran sejumlah token, untuk pengiriman,” jelas Tatyana.

No More Posts Available.

No more pages to load.