Kecerdasan interpersonal mengacu pada kemampuan untuk memahami dan berinteraksi secara efektif dengan orang lain

Kecerdasan interpersonal mengacu pada kemampuan untuk memahami dan berinteraksi secara efektif dengan orang lain

Tips59 Dilihat

Kecerdasan interpersonal mengacu pada kemampuan untuk memahami dan berinteraksi secara efektif dengan orang lain. Ini adalah keterampilan penting yang membantu individu membangun hubungan yang langgeng, berkomunikasi secara efektif, dan sukses di berbagai bidang karier. Sebagai orangtua, menumbuhkan kecerdasan interpersonal pada anak dapat membantu mereka mencapai kesuksesan dalam hidup.

Kecerdasan interpersonal melibatkan kemampuan membaca emosi dan niat orang lain, serta merespons dengan tepat. Kecerdasan interpersonal mencakup beberapa komponen, seperti empati, keterampilan sosial, dan kecerdasan emosional. Empati memungkinkan individu untuk memahami dan berbagi perasaan kepada orang lain. keterampilan sosial memungkinkan individu untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dengan orang lain. Kecerdasan emosional mengacu pada kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengelola emosi diri sendiri dan emosi orang lain.

Orang dengan kecerdasan interpersonal sering kali menonjol dalam situasi sosial, karena mereka menikmati diskusi, debat, dan kerja kelompok. Menyadur dari mybrightwheel.com, kenali tanda-tanda ini pada anak Sahabat redaksi yang memiliki kecerdasan interpersonal.

 

 

1. Berkomunikasi secara verbal

Kemampuan untuk mengekspresikan diri secara efisien adalah pusat kecerdasan interpersonal. Keterampilan komunikasi verbal adalah kunci dalam menyatukan orang, terutama melalui diskusi. Hal ini dapat terlihat pada anak Sahabat Fimela, ketika ia mengajukan pertanyaan yang relevan dan memberi pendapat dari hasil diskusi.

Anak dengan kecerdasan interpersonal mengetahui apa yang harus dikatakan dan bagaimana ia mengatakannya. Mereka memahami bahwa variasi lokal seperti nada, kecepatan, volume, artikulasi, dan pengucapan mampu mempengaruhi perasaan dan reaksi orang terhadap kata-kata mereka.

 

2. Berkomunikasi secara non-verbal

American Psychological Association menggambarkan komunikasi verbal sebagai “tindakan menyampaikan informasi tanpa menggunakan kata-kata”. Anak dengan kecerdasan interpersonal yang tinggi mampu mengendalikan ekspresi wajah, gerak tubuh, dan bahasa tubuh untuk mengekspresikan diri tanpa kata-kata. Komunikasi non-verbal mempengaruhi cara seseorang berhubungan dengan orang lain dan cara orang lain memandang kita.

3. Sering kali menjadi pemimpin di antara teman-temannya

Banyak kualitas yang diasosiasikan dengan kepemimpinan dan kecerdasan antar pribadi merupakan fondasinya. Pemimpin hebat dikenal karena komunikasinya yang efektif, keterampilan memecahkan masalah, dan pemikiran kritisnya. Mereka dapat menginspirasi orang untuk bergabung dengan kelompok mereka atau melakukan gerakan dan memberdayakan orang lain dalam kehidupan individu mereka.

4. Mampu menjadi penengah

Kecerdasan interpersonal memungkinkan anak mampu membedakan perasaan, emosi, dan kebutuhan orang lain. Selain itu, ini memungkin anak untuk tetap objektif. Kemampuan-kemampuan ini adalah kunci penyelesaian konflik. Orang dengan kecerdasan interpersonal yang tinggi dapat menggunakan keterampilannya untuk mengidentifikasi sumber masalah, meredakan situasi, dan menemukan solusi yang memuaskan semua orang yang terlibat.