Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menanggapi isu pendaftaran aplikasi radio chat Clubhouse

oleh -298 views

 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menanggapi isu pendaftaran aplikasi radio chat Clubhouse yang saat ini sedang naik daun.

Menurut Juru Bicara Kemkominfo Dedy Permadi, aplikasi Clubhouse ini belum terdaftar di Kemkominfo.

“Clubhouse belum terdaftar di Kominfo dan kami harap dapat mendaftar sesuai ketentuan dalam PM 5/2020,” tandasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Diketahui, Kemkominfo mewajibkan pendaftaran untuk setiap penyelenggara sistem elektronik (PSE).

Dalam Peraturan Menteri Kominfo No 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat, kewajiban itu juga mencakup PSE yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan layanan komunikasi meliputi namun tidak terbatas pada pesan singkat, panggilan suara, panggilan video, surat elektronik, dan percakapan dalam jaringan dalam bentuk platform digital, layanan jejaring dan media sosial.

“Sesuai dengan PM 5/2020, setiap PSE wajib melakukan pendaftaran ke pemerintah,” tambah Dedy.

Aplikasi yang tidak terdaftar, lanjutnya, akan mendapatkan pemutusan akses berupa tindakan pemblokiran akses, penutupan akun dan/atau penghapusan konten. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menkominfo 5/2020.

728×90 Leaderbord

Ia menambahkan,kewajiban melakukan pendaftaran bagi PSE lingkup privat dilakukan sebelum sistem elektronik mulai digunakan oleh pengguna.

“Masa pendaftaran adalah 6 bulan sejak PM diundangkan pada tanggal 24 November 2020. Ketentuan ini berlaku untuk semua PSE, tidak hanya Clubhouse,” tambahnya.

Menurut Dedy, pendaftaran ini bertujuan untuk menjaga ruang digital Indonesia lebih sehat dan melindungi warganet sebagai pengguna aplikasi.

“Proses pendaftaran ini adalah proses biasa dan wajar, seperti halnya pendaftaran usaha. Pendaftaran ini ditujukan untuk kepentingan warganet dan ruang digital Indonesia yang lebih sehat, seperti terkait dengan pelindungan data pribadi dan keamanan siber,” paparnya.

Ia juga berharap masyarakat dapat memberikan pengaduan atau informasi terkait PSE lingkup privat yang tidak melakukan kewajiban pendaftaran.

“Warganet tidak perlu khawatir karena proses pendaftaran PSE-PSE telah, sedang, dan akan berjalan sampai batas waktu nanti,” ungkapnya.